Ayat Badar Menggema di Depan Peti Khamenei
Gambar atau konten salah?
Kehadiran delegasi Arab Saudi di prosesi penghormatan terakhir untuk mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, langsung mencuri perhatian. Bukan hanya karena delegasi dari Riyadh itu datang, tetapi juga karena momen yang terjadi saat mereka berada di depan peti jenazah.
Saat rombongan Saudi berdiri di lokasi, seorang qari Iran melantunkan ayat suci Al-Qur'an. Ayat yang dibacakan adalah QS Ali Imran ayat 13. Ayat ini secara khusus merujuk pada Pertempuran Badar yang terjadi pada abad ketujuh. Momen itu pun langsung viral di media sosial.
Delegasi Arab Saudi dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri, Walid Al-Khuraiji. Mereka memberikan penghormatan terakhir pada Jumat, 03 Juli 2026. Kehadiran Walid Al-Khuraiji dianggap tidak terduga oleh banyak pihak.
Sebelumnya, pada Maret lalu, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, sempat mendesak Iran untuk "menghitung ulang" strateginya. Hal ini menyusul serangan balasan yang berulang kali terjadi terhadap pangkalan-pangkalan AS di kerajaan tersebut. Pangeran Faisal saat itu menegaskan bahwa toleransi terhadap serangan ke negara-negara Teluk sudah terbatas.
Pemilihan ayat Al-Qur'an oleh pihak Iran inilah yang kemudian menjadi perbincangan hangat. Ayat yang dilantunkan berbicara tentang dua golongan yang bertemu dalam pertempuran. Satu golongan berperang di jalan Allah, sementara golongan lainnya adalah orang-orang kafir. Ayat tersebut juga menyebutkan bahwa golongan muslim melihat jumlah lawan dua kali lipat dari mereka, namun Allah memberikan pertolongan.
Video yang memperlihatkan momen tersebut beredar luas di berbagai platform. Banyak warganet yang menafsirkan bahwa Iran sedang mengirimkan pesan tertentu kepada Arab Saudi melalui ayat yang dibacakan.
Ali Khamenei sendiri gugur pada usia 86 tahun. Ia meninggal dalam serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel di kompleks kediamannya pada 28 Februari lalu. Prosesi pemakaman Khamenei baru dimulai dan dijadwalkan berlangsung selama enam hari.
Pada Minggu, 05 Juli 2026, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengungkapkan bahwa delegasi dari 110 negara akan menghadiri pemakaman Khamenei. Pernyataan ini disampaikannya dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran, IRIB TV.
Sejumlah negara besar mengirimkan kepala negara atau delegasi mereka. Beberapa di antaranya adalah Pakistan, Tajikistan, Armenia, Georgia, Turki, India, China, Rusia, Afghanistan, Bangladesh, Qatar, Arab Saudi, dan Indonesia. Sementara itu, Amerika Serikat dan sejumlah negara Barat memilih untuk tidak menghadiri prosesi tersebut.
Delegasi Arab Saudi dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Walid Al-Khuraiji. Untuk Indonesia, kehadiran diwakili oleh Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat.
Kehadiran delegasi dari 110 negara menunjukkan besarnya pengaruh Iran di kancah internasional, meskipun hubungan dengan negara-negara Barat masih tegang. Pemilihan ayat Al-Qur'an yang kontroversial di hadapan delegasi Saudi juga menambah lapisan baru dalam dinamika hubungan kedua negara yang sudah lama rumit.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pemerintah Ancam Sanksi Berat Produsen Minyakita Berbau Solar
Gempa Venezuela: Korban Tewas 3.342, Pemakaman Massal Dimulai
Angga Wijaya Tulis Memoar Perjuangan Lawan Skizofrenia
PDIP Peringatkan PSI Jangan Sombong Soal 'Kandang Gajah'
Telur Rebus Tahan Berapa Hari di Kulkas? Ini Jawabannya
PKB 2026 Malam Ini: Jegog, Sendratari, dan Wayang
Berita Terbaru
Pria Toraja Meninggal Akibat Rabies, Sembunyikan Gigitan Anjing
Mobil Pikap Terbakar di Magelang, Sopir Nekat Paksa Jalan
4 Makanan Tapioka Indonesia Masuk 10 Besar Dunia
Ancelotti Blak-blakan Usai Brasil Tersingkir oleh Haaland
FIFA Tangguhkan Hukuman Balogun, Pelatih Belgia Murka
BEI Luncurkan Repo SBSN di SPPA, Likuiditas Masih Mini
90% Bahan Baku Obat RI Impor, BPOM Siap Uji Produk Global