Azteca, Stadion Legendaris, Menjadi Pusat Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Stadion Azteca di Mexico City, dengan kapasitas sekitar 87 ribu penonton, telah menjadi saksi sejarah Piala Dunia. Stadion ini menampung lebih banyak pertandingan Piala Dunia dibandingkan tempat lain, menjadikannya arena paling sering dipakai dalam turnamen tersebut.
Piala Dunia 2026 dibuka pada Jumat, 12 Juni 2026 dini hari WIB. Acara pembukaan dihadiri oleh para atlet dan penggemar, sekaligus menampilkan laga perdana antara Meksiko dan Afrika Selatan. Pertandingan ini menandai laga Piala Dunia ke-20 yang digelar di Azteca, melebihi jumlah laga di stadion lain.
Stadion ini menjadi tuan rumah Piala Dunia ketiga bagi Meksiko. Negara ini sebelumnya menyelenggarakan turnamen pada tahun 1970 dan 1986, dua edisi yang sangat berpengaruh dalam sejarah sepak bola.
Dibangun pada 1962, Azteca menjadi lokasi final Piala Dunia pada dua edisi tersebut. Di sini, dua pemain yang dianggap sebagai GOAT meraih kejayaan dunia. Pada 1970, Timnas Brasil, dipimpin oleh Pele, memenangkan trofi Jules Rimet ketiga. Pele, yang dikenal sebagai “O Rei” atau Sang Raja, menjadi satu-satunya pemain yang berhasil menjuarai dunia tiga kali.
Di 1986, Timnas Argentina menorehkan kemenangan di Azteca. Diego Maradona memimpin Tim Tango meraih supremasi tertinggi Piala Dunia. Pada babak perempatfinal, Maradona mencetak dua gol paling ikoniknya melawan Inggris. Gol pertama, yang dikenal sebagai “Gol Tangan Tuhan”, dan gol kedua, disebut “Gol Abad Ini”, tetap menjadi kenangan abadi bagi penggemar sepak bola.
“Ada sesuatu yang sangat istimewa tentang Azteca. Anda harus berada di dalamnya, merasakan itu untuk memahaminya. Ini adalah sesuatu yang unik,” kata Pele mengenai stadion, dilansir dari laman resmi FIFA.
Sayangnya, Azteca tidak dipilih sebagai lokasi final Piala Dunia 2026. Pertandingan pamungkas direncanakan di MetLife Stadium di Amerika Serikat.
Beberapa fakta unik tentang Stadion Azteca:
- Menjadi lokasi penyelenggaraan laga Piala Dunia terbanyak dalam sejarah (20 kali per 12 Juni 2026).
- Bersama Stadion Maracana di Brasil, menjadi stadion yang pernah menggelar dua laga final Piala Dunia.
- Satu-satunya stadion yang menjadi tuan rumah empat turnamen FIFA: Piala Dunia, Piala Dunia U-20, Piala Dunia U-17, dan Piala Konfederasi.
- Menjadi saksi bagi 6 dari 10 laga dengan jumlah penonton terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.
- Memiliki plakat perunggu peringatan untuk “Pertandingan Abad Ini” antara Italia vs Jerman di semifinal Piala Dunia 1970, serta “Gol Abad Ini” Maradona ke gawang Inggris pada Piala Dunia 1986.
Stadion Azteca tetap menjadi ikon sepak bola global, menandai sejarah dan prestasi pemain legendaris. Meskipun tidak menjadi tuan rumah final 2026, kontribusinya dalam dunia sepak bola tidak dapat diabaikan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Korea Selatan Menang 2-1 atas Ceko, Hyeon-gyu Beraksi
Raul Jimenez Gol Pertama Meksiko di Piala Dunia 2026
AC Milan Cari Pelatih Baru: Ruben Amorim Jadi Kandidat Utama
Ruxi Bonet Beralih Dari Lapangan ke Televisi Piala Dunia 2026
Cuaca Panas AS: Van Dijk Siap Hadapi Piala Dunia 2026
Meksiko Awali Piala Dunia 2026 2-0 Afrika Selatan di Azteca
Berita Terbaru
Azteca, Stadion Legendaris, Menjadi Pusat Piala Dunia 2026
Sabar/Reza Raih Semifinal Open 2026, Kalah Lee/Lee
LG Indonesia Luncurkan TV Premium Terbaru dengan AI & RGB
Tracer Study UB 2024: 31% Lulusan Bekerja Rp5–10 Juta
BRI Rencanakan Buyback Saham Rp500 Miliar di Pasar Volatil
Harga Minyak Turun 2% Setelah Trump Batalkan Serangan Iran
Mahasiswa Bondowoso Rebut Janji PBB Bebas bagi Miskin
Tanggul Titik 71 Sidoarjo Hampir Runtuh, Warga Gelisah
