Bacaan Doa dan Dzikir Lengkap Setelah Sholat Tahajud

Nita W. · 6 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Bacaan Doa dan Dzikir Lengkap Setelah Sholat Tahajud

Gambar atau konten salah?

Sholat tahajud adalah ibadah sunah yang punya keutamaan besar dalam Islam. Bukan cuma cara mendekatkan diri kepada Allah SWT, ibadah yang dikerjakan di sepertiga malam terakhir ini juga jadi momen tepat untuk memperbanyak doa, dzikir, dan minta ampun atas dosa-dosa.

Ada beberapa bacaan yang bisa diamalkan setelah sholat tahajud. Mulai dari doa yang berasal dari hadis Nabi Muhammad SAW, rangkaian wirid dan dzikir, sampai amalan penutup berupa doa memohon hajat. Berikut bacaan lengkapnya dalam tulisan Arab, latin, dan artinya.

Setelah sholat tahajud, umat Islam dianjurkan untuk banyak berdoa dan bermunajat kepada Allah SWT. Sepertiga malam terakhir dikenal sebagai waktu yang mustajab untuk minta ampunan, rezeki, kesehatan, dan berbagai hajat lainnya.

Ada beberapa doa setelah sholat tahajud yang bersumber dari hadis Rasulullah SAW. Berikut bacaan doa setelah sholat tahajud lengkap dalam bahasa Arab, latin, dan artinya berdasarkan riwayat Al-Bukhari-Muslim serta Sunan Ibnu Majah.

Doa Setelah Sholat Tahajud dari Al-Bukhari dan Muslim

اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Arab Latin: Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa'dukal haq. Wa liqâ'uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan nâru haq. Wan nabiyyûna haq. Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haq. Was sâ'atu haq. Allâhumma laka aslamtu. Wa bika âmantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khâshamtu. Wa ilaika hâkamtu. Fagfirlî mâ qaddamtu, wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu, wa mâ a'lantu, wa mâ anta a'lamu bihi minnî. Antal muqaddimu wa antal mu'akhkhiru. Lâ ilâha illâ anta. Wa lâ haula, wa lâ quwwata illâ billâh.

Artinya: Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar. Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.

Doa Sholat Tahajud dari Kitab Sunan Ibnu Majah

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيَّامُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدَّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَلَا إِلَهَ غَيْرُكَ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ

Artinya: Allâhumma lakal hamdu Anta nûrus samâwâti wal ardli wa man fîhinna, walakal hamdu Anta qayyâmus nûrus samâwâti wal ardli wa man fîhinna, walakal hamdu Anta Mâlikus samâwâti wal ardli wa man fîhinna, walakal hamdu Antal haqqu wawa'duka haqqun waqauluka haqqun waliqâ`uka haqqun wal jannatu haqqun wannâru haqqun wassâ'atu haqqun wannabiyyûna haqqun wa Muhammadun haqqun, allâhumma laka aslamtu wabika âmantu wa 'alaika tawakkaltu wa ilaika anabtu wabika khashamtu wa ilaika hâkamtu, faghfirlî Anta walâ ilâha ghairuka walâ haula walâ quwwata illâ bika.

Artinya: Ya Allah, segala puji bagi-Mu, Engkaulah penerang langit dan bumi dan segala yang ada di dalamnya, dan puji bagi-Mu. Engkaulah yang menguasai langit dan bumi dan segala yang ada di dalamnya, dan segala puji bagi-Mu. Engkaulah Pemilik Surga, dan bumi dan siapa pun yang ada di dalamnya, dan puji bagi-Mu. Engkaulah yang benar, dan janjimu benar, dan perkataanmu benar, dan bertemu denganmu adalah benar, dan surga itu benar, dan Neraka itu benar, dan Hari Kiamat itu benar, dan Para nabi itu benar, dan Muhammad itu benar. Ya Allah kepada-Mu aku berserah diri, dan kepada-Mu aku beriman, dan kepada-Mu aku bertawakal, dan kepada-Mu aku bertaubat. Dan kepadaMu aku berselisih, dan kepadaMu aku menghakimi, maka ampunilah aku atas apa yang aku kemukakan dan apa yang aku tunda, dan apa yang aku tunda dan apa yang aku ridha. Dan sebagaimana telah Engkau nyatakan, Engkaulah yang mendahului dan Engkaulah yang kedua, tidak ada Tuhan selain Engkau, dan tidak ada Tuhan selain Engkau, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Engkau. (Ibnu Majah, Sunan Ibnu Majah, [Beirut: Darul Kutub Al-Ilmiyah, 2018], halaman 155).

Wirid dan Dzikir Setelah Sholat Tahajud

Setelah sholat tahajud dan berdoa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir serta wirid. Ini bentuk mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dzikir yang dibaca usai tahajud bisa jadi pelengkap ibadah malam sekaligus cara memohon ketenangan hati, ampunan, dan keberkahan.

Tidak ada bacaan wirid yang khusus hanya untuk sholat tahajud. Tapi muslim bisa membaca rangkaian dzikir yang umum diamalkan setelah sholat, seperti istighfar, tasbih, tahmid, takbir, tahlil, hingga sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Berikut bacaan wirid dan dzikir yang bisa diamalkan setelah sholat tahajud.

1. Membaca Istighfar 100 Kali

اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Arab Latin: Astaghfirullahal 'adhiimi wa-atuubu ilaihi.

Artinya: Kami memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan kami juga bertaubat kepada-Nya.

Selain membaca istighfar sebanyak 100 kali, umat Islam juga bisa mengamalkan bacaan istighfar yang lebih panjang sebagaimana diriwayatkan dari Rasulullah SAW. Berikut lafaz istighfar versi panjang beserta artinya.

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Arab Latin: Allahumma Anta Robbi, laa ilaha illa Anta khalaqtani wa ana abduka, wa ana ala ahdika wawa'dika mastatho'tu, audzubika min syarri ma shona'tu, abu'u laka bini'matika alayya wa abu'u laka bi dzanbi, faghfirli, fa innahu la yaghfirudz-dzunuuba illa Anta.

Artinya: Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain-Mu.

2. Membaca Sholawat Nabi Muhammad SAW 100 Kali

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Arab Latin: Allahumma Shalli 'Alaa Sayyidinaa Muhammad Wa'alaa Aali Sayyidinaa Muhammadin.

Artinya: Ya Allah, berikanlah kesejahteraan kepada Nabi Muhammad dan keluarganya.

Setelah membaca dzikir, bisa dilanjutkan dengan mengirimkan Al-Fatihah (tawassul) kepada Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat, kemudian kepada para ulama dan orang-orang saleh, dilanjutkan untuk kedua orang tua, serta seluruh kaum muslimin dan muslimat.

3. Membaca Beberapa Asmaul Husna 140 Kali

يا لطيفُ يا مُعِزُّ يا حميدُ يا جليلُ

Arab Latin: Yaa lathiifu-yaa muizzu-yaa hamiidu-ya jaliilu

Artinya: Wahai Dzat yang memberi kelembutan, Wahai Dzat yang memberi kemuliaan, Wahai Dzat yang Maha Terpuji, Wahai Dzat yang mempunyai kebesaran.

4. Berdoa Memohon Hajat dan Ampunan

Setelah rangkaian dzikir dan wirid selesai, umat Islam dianjurkan memanjatkan doa sesuai hajat dan kebutuhan masing-masing. Momen setelah sholat tahajud jadi waktu yang baik untuk bermunajat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sepertiga malam terakhir adalah salah satu waktu istimewa untuk berdoa. Karena itu, setiap permohonan, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun seluruh umat Islam, bisa dipanjatkan dengan penuh keikhlasan, harapan, dan keyakinan kepada Allah SWT.

Sholat tahajud memang bukan ibadah wajib, tapi keutamaannya sangat besar. Waktu sepertiga malam terakhir disebut sebagai saat Allah SWT turun ke langit dunia dan mengabulkan doa hamba-Nya. Rangkaian doa dan dzikir di atas bisa menjadi panduan bagi siapa saja yang ingin memaksimalkan ibadah malam ini.

sholat tahajuddoa tahajuddzikirwiridsepertiga malamkeutamaanamalanibadah sunah

Komentar

Memuat komentar...