Truk Nekat Terobos Palang, Tewas Tertabrak KA Logawa
Gambar atau konten salah?
Sebuah kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api di Desa Bagorkulon, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. Sebuah truk boks milik J&T Express dengan nomor polisi L 9417 CL diduga nekat menerobos palang pintu yang sudah tertutup. Akibatnya, truk tersebut dihantam oleh Kereta Api Logawa hingga ringsek parah dan terguling.
Peristiwa nahas ini berlangsung pada hari Kamis, 09 Juli 2026, sekitar pukul 14.30 WIB. Dampak dari tabrakan sangat keras. Truk boks hancur dan menimpa sebuah sepeda motor Honda Supra dengan nomor polisi AG 3530 XA yang kebetulan berada di sampingnya. Pengendara motor tersebut mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kapolsek Bagor, AKP Winih, mengonfirmasi bahwa sopir truk boks tersebut tewas seketika di lokasi kejadian. "Truk boks diduga menerobos palang pintu perlintasan. Bersamaan dengan itu muncul KA Logawa yang menghantam truk hingga ringsek. Di sebelah truk ada motor Honda Supra yang ikut tertimpa truk dan pengendaranya mengalami luka-luka," jelas Winih.
Berdasarkan keterangan awal, truk melaju dari arah timur. Meskipun palang pintu perlintasan sudah tertutup, truk tetap melintas. Pada saat yang bersamaan, Kereta Api Logawa melintas dan langsung menghantam bagian samping truk. Benturan keras membuat truk terguling dan bodinya ringsek parah.
Setelah kejadian, jenazah sopir truk langsung dievakuasi oleh petugas dari lokasi. Sementara itu, pengendara motor yang tertimpa truk juga segera mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit terdekat. Proses evakuasi berjalan lancar dan tidak memakan waktu lama.
AKP Winih menambahkan bahwa penanganan kecelakaan lalu lintas ini kini ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk. "Polisi masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan," pungkasnya. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki secara menyeluruh untuk mengungkap kronologi pasti di balik insiden tragis ini.
Kecelakaan di perlintasan kereta api seringkali terjadi akibat kelalaian pengguna jalan yang tidak mematuhi rambu dan palang pintu. Peristiwa di Nganjuk ini menjadi pengingat keras akan pentingnya disiplin berlalu lintas, terutama saat melintasi perlintasan sebidang. Nyawa menjadi taruhan ketika aturan diabaikan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
