Bahlil Lahadalia: Surat China Chamber Tidak Diterima
Gambar atau konten salah?
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka suara tentang surat yang dikirim oleh Kamar Dagang China (China Chamber of Commerce) kepada Presiden Prabowo Subianto. Surat tersebut berisi keluhan pengusaha China mengenai investasi di Indonesia, khususnya tata kelola mineral dan batu bara.
Menteri Bahlil mengaku belum menerima surat tersebut. Namun ia menegaskan bahwa ia telah melakukan banyak komunikasi dengan pengusaha China di Indonesia, mulai dari Harga Patokan Mineral (HPM) beberapa komoditas hingga Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) berbagai tambang.
Selain itu, Bahlil menyatakan bahwa ia sudah berbicara dengan Duta Besar China untuk Indonesia mengenai berbagai persoalan. Ia menilai semua penjelasan yang diberikan kepada pengusaha maupun perwakilan pemerintahan China berjalan dengan baik.
"Beberapa sudah komunikasi, Dub
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
