Bahlil Lahadalia: Surat China Chamber Tidak Diterima
Gambar atau konten salah?
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka suara tentang surat yang dikirim oleh Kamar Dagang China (China Chamber of Commerce) kepada Presiden Prabowo Subianto. Surat tersebut berisi keluhan pengusaha China mengenai investasi di Indonesia, khususnya tata kelola mineral dan batu bara.
Menteri Bahlil mengaku belum menerima surat tersebut. Namun ia menegaskan bahwa ia telah melakukan banyak komunikasi dengan pengusaha China di Indonesia, mulai dari Harga Patokan Mineral (HPM) beberapa komoditas hingga Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) berbagai tambang.
Selain itu, Bahlil menyatakan bahwa ia sudah berbicara dengan Duta Besar China untuk Indonesia mengenai berbagai persoalan. Ia menilai semua penjelasan yang diberikan kepada pengusaha maupun perwakilan pemerintahan China berjalan dengan baik.
"Beberapa sudah komunikasi, Dub
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pajak 0% 50 Tahun untuk Investor PFII
Indonesia Kejar Rp 51.000 Triliun Dana Family Office Global
PFII Ditarget Beroperasi Tahun Ini, PP Masih Digodok
Pemerintah: Belum Ada Rencana Revisi Anggaran Pertahanan
Anggaran MBG Dipangkas, BGN Klaim Tak Lagi Rp 268 T
PHK Naik 32.389, Menkeu: Itu Siklus Wajar
