Bakhrani Buka Restoran Nishaan, Rasa Pakistan-Amerika di NYC

Sinta R. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
Bakhrani Buka Restoran Nishaan, Rasa Pakistan-Amerika di NYC

Gambar atau konten salah?

Bakhrani kini menjalankan restoran Nishaan di East Village, New York City, menggabungkan rasa Pakistan-Amerika. Hidupnya menjadi lebih sederhana setelah memutuskan fokus pada usaha kulinernya.

Meskipun harus bekerja lebih lama di restoran, ia merasa memiliki kontrol dan kebebasan yang lebih besar dibandingkan sebelumnya. Bakhrani mengaku tidak lagi menghadiri rapat tak berujung atau negosiasi prioritas dengan atasan. Ia dapat menyelesaikan ide bisnis dalam waktu seminggu.

“Di sini, saya punya ide, saya bisa menyelesaikannya dalam seminggu,” ujar Bakhrani pada Sabtu, 11 April 2026.

Menu Nishaan terinspirasi dari makanan yang ia nikmati di rumah dan di lingkungan sekitarnya. Di Devon, ia menemukan beragam masakan India, Pakistan, Polandia, Bosnia, dan Meksiko yang memengaruhi kreasi menu.

Contohnya, sandwich chapli kebab yang ia buat menggunakan daging cincang berbumbu, saus tomat, mayones, dan saus lain di atas roti putih. Ia juga menambahkan bawang, saus pedas, bubuk cabai, dan biji ketumbar untuk meningkatkan rasa saus spageti kemasan.

“Tidak pernah ada aturan apa pun untuknya di dapur,” kata Bakhrani.

Menu andalan Nishaan mencakup keju cincang Pakistan, taco barbacoa Bihari, dan sandwich ayam tandoori kerbau. Minuman mangga bersoda dan kue corong paratha cokelat Dubai juga menjadi pilihan penutup.

Pakistani chopped cheese menjadi sorotan utama. Bakhrani menambahkan daging kebab ke dalam roti lapis, disertai paprika hijau dan bawang bombay saat memanggang patty. Daging cincangnya dipadukan dengan rempah, keju pepper jack, dan keju Amerika. Roti lapis diberi mayones, chutney asam jawa, dan saus jeruk nipis ketumbar.

“Saya orang Pakistan, saya orang Amerika. Saya akan merangkul sebagian dari keduanya,” jelas Bakhrani.

Sejarah kariernya tidak selalu mulus. Ia pernah dipecat dari dua pekerjaan di bidang manajemen produk, namun ia tetap mengembangkan Nishaan. Sebelum fokus penuh, ia mencari pekerjaan lain.

Di tahun 2023, Bakhrani menggunakan sisa tabungannya untuk menjual makanan keliling di Dallas, Chicago, dan North Brunswick, New Jersey. Pada Juli 2024, ia kembali mendapatkan pekerjaan penuh waktu.

Beberapa minggu kemudian, ia mulai menjual di pasar makanan Smorgasburg di New York City. Kesempatan itu membuka pintu bagi partisipasinya di musim ke-18 acara Food Network “The Great Food Truck Race.” Bersama dua rekan tim, ia berhasil memenangkan kompetisi tersebut dan membawa pulang hadiah sebesar US$ 50.000.

Dengan dana tersebut, Bakhrani menyewa lokasi berjualan untuk Nishaan, menyiapkan instalasi listrik, peralatan, renovasi, dan biaya lainnya. Total pengeluaran mencapai US$ 70.000 atau sekitar Rp 1,19 miliar (kurs Rp 17.089).

Pada November, bisnis Nishaan menghasilkan pendapatan sekitar US$ 140.000 atau sekitar Rp 2,39 miliar. Namun, pada bulan itu ia kembali diberhentikan dari pekerjaannya. Bakhrani menyatakan, “Ini sebuah pertanda. Aku memang tidak ditakdirkan untuk berada di dunia korporat lagi.”

Keputusan Bakhrani untuk fokus pada restorannya menunjukkan bahwa ia lebih memilih kebebasan kreatif daripada struktur korporat. Dengan modal dan pengalaman yang ia kumpulkan, Nishaan kini menjadi tempat bagi pengunjung menikmati perpaduan rasa Pakistan-Amerika yang unik.

NishaanBakhraniEast VillagePakistan-AmerikaFood NetworkThe Great Food Truck Race

Komentar

Memuat komentar...