Banjir Bandang Bojongsoang Rendam 100 Rumah, 3 Korban

Bima J. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 63 dibaca
Bisik.id
Banjir Bandang Bojongsoang Rendam 100 Rumah, 3 Korban

Gambar atau konten salah?

Hujan deras mengguyur wilayah Bojongsoang, Kabupaten Bandung pada tanggal 12 April 2026, memicu banjir yang merendam permukiman warga. Air mulai naik sejak malam dan masih menggenangi rumah hingga siang.

"Air mulai naik sejak malam dan hingga siang tadi masih merendam permukiman warga," ujar Camat Bojongsoang, Kankan Taufik Barnawan. Ia menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat luapan Sungai Cikapundung dan Sungai Citarum yang tidak mampu menampung debit air.

"Ada sekitar ratusan rumah yang terendam," tambahnya. Menurut hasil asesmen sementara, delapan RW terdampak, dengan ketinggian air bervariasi antara 60 sentimeter hingga 1,2 meter.

  • RW 1 (RT 1‑5)
  • RW 2 (RT 2 dan RT 5)
  • RW 3 (RT 5‑7)
  • RW 4 (RT 1, 2, 9, dan 11)
  • RW 9 (RT 1‑6 dan RT 8)
  • RW 10 (RT 1‑9)
  • RW 11 (RT 1‑4)
  • RW 17 (RT 1‑6)

Sebaran banjir berada di Kampung Cijagra dan Desa Bojongsari. Dampak paling signifikan terjadi di RW 3, tepatnya RT 7, di mana satu rumah roboh dan menimpa satu keluarga yang terdiri dari tiga orang.

"Korban sudah dievakuasi ke rumah kerabat terdekat," ujarnya. Kankan menambahkan, kebutuhan mendesak warga saat ini meliputi terpal, tikar, selimut, kasur lipat, alat kebersihan, serta makanan siap saji.

Petugas gabungan masih melakukan evakuasi warga yang terjebak di dalam rumah serta asesmen lanjutan di lokasi terdampak. "Kami terus memastikan keselamatan warga, terutama di titik rawan. Petugas juga masih melakukan asesmen di lapangan," pungkasnya.

Situasi ini menyoroti betapa pentingnya kesiapsiagaan daerah rawan banjir. Penanganan cepat dan penyediaan kebutuhan dasar menjadi kunci dalam mengurangi dampak bencana bagi masyarakat setempat.

Banjir BojongsoangSungai CikapundungSungai CitarumKabupaten BandungRW 3 RT 7evakuasi wargakesiapsiagaan banjir

Komentar

Memuat komentar...