Banjir Rob Terganggu 69 Rumah Tunggulsari, Pati, Kabupaten

Kartika D. · 2 min baca · 11 hari lalu · 58 dibaca
Bisik.id
Banjir Rob Terganggu 69 Rumah Tunggulsari, Pati, Kabupaten

Gambar atau konten salah?

Banjir rob melanda Desa Tunggulsari di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Sejumlah 69 rumah warga terkena dampak. Musibah ini berlangsung selama 3 hari, mulai pada 21 Mei 2026 hingga 23 Mei 2026.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati mencatat secara resmi bahwa 69 rumah terdampak akibat gelombang pasang dan proses abrasi yang semakin parah. “Rumah yang terdampak ada 69 unit,” kata Kabid Kedaruratan BPBD Pati, Suntoro, saat dihubungi pada 23 Mei 2026.

Menurut Suntoro, genangan rob melanda permukiman warga, terutama di akses jalan dan beberapa rumah yang mengalami kenaikan air. “Rob ke jalan desa dan rumah warga,” jelasnya. Kondisi pesisir masih rawan karena abrasi terus menggerus daratan.

Selain menimbulkan banjir, abrasi juga menurunkan stabilitas mangrove. Banyak pohon mangrove di kawasan pesisir dilaporkan roboh dan tumbang akibat ombak yang terus menerjang. “Lokasi pesisir saat ini masih terjadi abrasi, pohon mangrove banyak roboh dan tumbang,” kata dia.

Efek abrasi tidak hanya mengancam permukiman, tapi juga menurunkan kinerja tanggul sungai dan area tambak. BPBD mencatat tanggul sepanjang kurang lebih 200 meter yang rawan ambrol bila gelombang tinggi terus terjadi. “Kondisi tanggul sungai dan tambak saat ini kritis, rawan ambrol sekitar 200 meter,” lanjutnya.

BPBD Pati terus memantau lokasi terdampak dan mengimbau warga pesisir agar tetap waspada terhadap potensi abrasi susulan serta gelombang pasang yang masih berpotensi terjadi. Abrasi di kawasan pesisir tersebut sudah berlangsung selama tiga hari terakhir dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Situasi ini menegaskan bahwa ketahanan infrastruktur pesisir di Pati masih rentan, dan perlunya tindakan preventif lebih lanjut untuk mengurangi dampak banjir rob di masa depan.

Banjir robAbrasiMangroveTanggul sungaiGelombang pasangDesa TunggulsariBPBD Pati

Komentar

Memuat komentar...