Bayi Toilet Kereta Sancaka Kondisi Sehat
Gambar atau konten salah?
Kondisi bayi laki-laki yang ditemukan di toilet Kereta Api Sancaka jurusan Jogja-Surabaya kini dalam keadaan baik. Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, menyampaikan kabar tersebut saat dihubungi awak media pada Minggu, 05 Juli 2026.
"Alhamdulillah, sehat kalau bayinya nggak ada masalah. Terawat, dirawat sama perawat-perawat di rumah sakit," kata Harno.
Bayi yang diperkirakan berusia satu minggu itu tidak memerlukan perawatan intensif di ruang NICU. Kondisinya stabil. Sebelum dibawa ke RS Bhayangkara, tim kesehatan dan pihak kereta api sudah melakukan pengecekan medis awal.
"Nggak (perawatan intensif), dirawat biasa saja karena sehat kok, bayinya sehat," tegasnya.
Harno mengungkapkan, tidak ada identitas atau nama yang ditinggalkan bersama bayi tersebut. Petugas hanya menemukan perlengkapan bayi dan susu. "Ada (barang yang ditinggalkan), tapi kayaknya susu saja kemarin itu saya lihat. Susu kotak," ungkap Harno.
Saat ditemukan, bayi dalam kondisi terselimuti dan dibekali beberapa pakaian. Namun, tidak ada nama atau identitas yang ditinggalkan. "Saya, saya nggak tahu persis ya, karena itu kan sudah dari sana, dari perjalanan sana. Jadi pak polisi nerimanya juga sudah ada diselimuti, ada disiapin apa baju-baju itu, saya yang nyiapin siapa saya juga nggak ngerti," bebernya.
Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini. Mengenai kemungkinan adopsi, Harno menegaskan pihaknya masih fokus pada kesehatan bayi dan pencarian orang tua kandung. "Sampai saat ini belum sampai ke sana (soal adopsi), karena kita masih nyari yang meninggalkan itu saja belum ketemu. Jadi belum ada arah ke sana," jelasnya.
Ia menambahkan, jika nantinya ada pihak yang ingin mengadopsi, seluruh proses harus dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. "Yang penting bayinya selamat gitu aja. Ke depan kalau mau diadopsi siapa juga nanti yang penting sesuai prosedur, sesuai aturan bagaimana. Kita belum tahu," pungkasnya.
Sebelumnya, bayi tersebut ditemukan di dalam toilet Kereta Api Sancaka 84B relasi Jogja-Surabaya pada pagi hari. Bayi dievakuasi saat kereta tiba di Stasiun Balapan Solo. Manager Humas KAI Daop 6 Jogja, Feni Novida Saragih, mengatakan bayi ditemukan oleh petugas kereta sekitar pukul 07.20 WIB saat KA Sancaka dalam perjalanan menuju Surabaya.
"Petugas di atas KA menemukan seorang bayi di toilet kereta eksekutif 3. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Pusat Pengendalian Pelayanan yang langsung berkoordinasi dengan Stasiun Solo Balapan," kata Feni dalam keterangan tertulis, Sabtu, 04 Juli 2026.
Feni menjelaskan, sekitar pukul 07.30 WIB, bayi tersebut diserahkan ke Pos Kesehatan Stasiun Solo Balapan untuk menjalani pemeriksaan. Tiga menit kemudian, tepatnya pukul 07.33 WIB, KA Sancaka 84B kembali melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir.
"Selanjutnya, di Pos Kesehatan Solo Balapan, petugas KAI melakukan observasi oleh Dokter dan Bidan Klinik Mediska KAI Solo. Kondisi umum bayi dinyatakan dalam keadaan baik. Tim KAI kemudian memenuhi kebutuhan dasar bayi agar kondisinya tetap baik dan terjaga," terangnya.
Bayi laki-laki itu ditemukan dalam kondisi hidup dan langsung mendapat penanganan medis. Pihak kepolisian masih terus mencari orang tua yang meninggalkan bayi tersebut. Proses adopsi, jika ada, akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku. Fokus utama saat ini adalah kesehatan bayi dan upaya menemukan keluarga kandungnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cara Mudah Bedakan Anak Kucing Jantan dan Betina
Rian Mahendra Resmi Kembali ke PO Haryanto, Sang Ayah Bernapas Lega
Prakiraan Cuaca Jateng: Berawan, Hujan Ringan di Pegunungan
15 Anak Puncak Merapi Akhirnya Diterima di SMAN Kemalang
Delapan Pilar Pasar Johar, Saksi Bisu Kebakaran 2015 yang Tak Pernah Dicat
Empat Warga Desa Ketitang Wetan Luka Diserang Gerombolan
Berita Terbaru
Bayi Toilet Kereta Sancaka Kondisi Sehat
KBS Dipadati 13 Ribu Pengunjung di Akhir Pekan
Macet Berastagi 12 Jam, Truk Mogok Lumpuhkan Jalur
Liburan Sekolah, Pengunjung KBS Tembus 13 Ribu Orang
Maroko Hajar Kanada 3-0, Tantang Prancis di Perempatfinal
Diskon 50% Panci & Teflon di Transmart, Bisa Hemat Rp1,1 Juta
Gubernur Sumsel Sosialisasi Health Tourism di Yogya
Kantin Karyawan Mall, Surga Makan Murah Mulai Rp15 Ribu