BBM Jakarta Rp12.390/L, Tetap April 2026, Tanpa Penyes
Gambar atau konten salah?
Harga bahan bakar minyak (BBM) di beberapa SPBU swasta di Jakarta tetap tidak berubah pada bulan April 2026. SPBU BP dan VIVO masih menjual BBM Revvo 92 seharga Rp 12 390 per liter, sama dengan harga bulan Maret. Begitu juga SPBU BP menggunakan harga Maret 2026, yakni Rp 12 390 per liter untuk produk BP 92. Sementara SPBU Shell belum memulai penjualan BBM pada periode ini.
Di sisi Pertamina, harga BBM nonsubsidi Pertamax (RON 92) masih di Rp 12 300 per liter untuk wilayah Jakarta. BBM subsidi, seperti Pertalite dan Solar (Biosolar), tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual seharga Rp 10 000 per liter, sedangkan Solar subsidi berada di Rp 6 800 per liter.
Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi meski harga minyak dunia sedang naik. Biasanya, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax hingga Dexlite disesuaikan setiap awal bulan. Namun, harga BBM subsidi Pertalite dan Solar telah tetap sejak tahun 2022.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pembahasan penyesuaian harga BBM nonsubsidi akan dilaksanakan saat ia kembali ke Indonesia. Saat ini, Bahlil dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih berada di Korea Selatan.
“Menyangkut dengan penyesuaian harga untuk BBM non subsidi akan kami kembali ke Jakarta, baru kami akan melakukan pembahasan dengan melihat dinamika yang ada,” kata Bahlil dalam konferensi pers virtual, Selasa (31 Maret 2026). “InsyaAllah kita kalau memang itu penyesuaiannya katakanlah ada, tapi kalau tidak banyak itu jauh lebih baik. Tapi waktuya nanti berapanya akan kita bahas pada fase berikutnya,” sambung Bahlil.
Ia menambahkan bahwa saat ini Kementerian ESDM, Pertamina, dan SPBU swasta sedang melakukan pembahasan terkait BBM non subsidi. Namun, ia belum dapat memastikan kapan proses tersebut selesai dan menghasilkan keputusan.
“Untuk BBM yang non-subsidi sampai dengan hari ini kami dengan tim Pertamina maupun dengan SPBU, SPBU swasta lain sedang melakukan pembahasan sampai waktu selesai. Nah, waktunya kapan? Tunggu dulu,” tutup Bahlil.
Dengan situasi ini, konsumen di Jakarta dapat mengharapkan stabilitas harga BBM pada bulan April 2026. Pemerintah tetap memantau dinamika pasar minyak global dan akan mempertimbangkan penyesuaian di masa mendatang, namun keputusan akhir akan diambil setelah evaluasi lebih lanjut saat Bahlil kembali ke tanah air.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
