Beasiswa ADik Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026
Gambar atau konten salah?
Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) dibuka oleh Kemdiktisaintek untuk mahasiswa baru. Pendaftaran berakhir pada 22 Mei 2026. Program ini ditujukan kepada lulusan SMA atau sederajat yang berasal dari wilayah Papua, daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), penyandang disabilitas, dan anak pekerja migran Indonesia. Penerima beasiswa akan mendapatkan biaya kuliah penuh.
Berikut syarat umum yang harus dipenuhi oleh calon penerima:
- Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
- Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi yang ditetapkan oleh Kemdiktisaintek dalam program ADik.
- Mengunggah deskripsi diri yang ditulis tangan sendiri oleh siswa ke dalam sistem beasiswa.
- Menyertakan surat persetujuan orang tua atau wali.
- Menyertakan profil dan deskripsi diri yang ditulis langsung oleh siswa.
- Tidak menerima beasiswa lain yang bersumber dari APBN.
- Menandatangani surat perjanjian kinerja penerima bantuan beasiswa.
- Nilai rata-rata rapor setiap semester minimal 75.
- Nilai rata-rata enam mata pelajaran sesuai jurusan minimal 75.
- Memilih maksimal dua program studi.
Penilaian didasarkan pada enam mata pelajaran berikut:
- Jurusan IPA: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi.
- Jurusan IPS: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi.
- Jurusan Bahasa: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu Bahasa Asing.
- SMK: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kompetensi Keahlian (teori dan praktik kejuruan).
Selain syarat umum, terdapat syarat khusus bagi tiga kelompok peserta:
Peserta Papua harus merupakan warga negara Indonesia yang merupakan siswa SMA, SMK, atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus satu tahun sebelumnya. Mereka harus berasal dari orang asli Papua sesuai peraturan otonomi khusus wilayah Papua, dan memerlukan surat rekomendasi dari dinas pendidikan provinsi atau kabupaten/kota setempat. Penerima bantuan ADEM wilayah Papua berasal dari provinsi-provinsi Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya, serta menempuh pendidikan di provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.
Peserta wilayah 3T juga harus warga negara Indonesia yang merupakan siswa SMA, SMK, atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus satu tahun sebelumnya. Mereka harus berasal dan bertempat tinggal di daerah khusus yang ditetapkan oleh kementerian. Penerima bantuan ADEM daerah khusus berasal dari provinsi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur. Prioritas sasaran adalah wilayah atau daerah khusus pada tahun 2026 yang ditetapkan oleh Kemdiktisaintek.
Anak pekerja migran Indonesia harus merupakan siswa SMA, SMK, atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus satu tahun sebelumnya. Mereka harus lulus dari sekolah Indonesia atau lembaga pendidikan nonformal di luar negeri. Penerima bantuan ADEM repatriasi berasal dari provinsi Bali, Banten, D.I. Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan. Sekolah anak pekerja migran di Malaysia terletak di Kota Kinabalu, Johor Bahru, dan Kuala Lumpur. Di Arab Saudi, sekolah berada di Jeddah, Makkah, dan Riyadh.
Proses pendaftaran dapat dilakukan melalui laman https://adik.kemdiktisaintek.go.id/. Pendaftaran jalur seleksi SNPMB dan Mandiri ADik didaftarkan oleh pemerintah daerah setempat secara online maupun offline. Pihak sekolah diharapkan segera memproses pendaftaran agar calon penerima tidak melewatkan kesempatan ini.
Program ADik memberikan peluang bagi pelajar yang berasal dari daerah yang kurang terwakili untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa beban biaya. Dengan menyesuaikan syarat dan prosedur, pemerintah berharap dapat memperluas akses pendidikan bagi generasi muda Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai
