BGN Ganti 3 Pimpinan Baru, Fokus Konsolidasi untuk MBG
Gambar atau konten salah?
Badan Gizi Nasional (BGN) baru saja menambah tiga pemimpin baru. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan perlunya konsolidasi internal serta koordinasi yang lebih kuat dengan pemerintah daerah. Langkah ini diambil agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan lancar.
Hari ini, Presiden Prabowo mengangkat Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, menggantikan Dadan Hindayana. Ia juga menetapkan Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN. Keduanya menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Lodewijk dan Sonny Sanjaya.
“Kepada tiga pimpinan Badan Gizi Nasional yang baru, kami berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, dan tentu saja juga memperkuat koordinasi bersama dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, serta memastikan seluruh program Badan Gizi Nasional dapat tetap berjalan dengan sebaik‑baiknya,” ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi dalam keterangan pers yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, 2 Juni 2026.
“Serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya Prasetyo.
“Semoga langkah ini menjadi awal yang baik bagi penguatan pelayanan program Makan Bergizi Gratis agar dapat berjalan dengan sebaik‑baiknya sebagai bagian dari investasi pendidikan dan sumber daya manusia kita, dan sekaligus sebagai pengejawantahan manifesto keberpihakanan tentu kita berharap program ini dapat menjadi alat penggerak ekonomi nasional,” sambungnya.
Prasetyo menegaskan bahwa pergantian pimpinan tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat maupun pelaksanaan program prioritas yang selama ini dijalankan BGN. Pemerintah sekali lagi menegaskan komitmen tetap pada program MBG, yang dianggap sebagai bagian penting dari investasi pendidikan dan sumber daya manusia, sekaligus alat penggerak ekonomi nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Dibuka Melemah, Anjlok 1,57 Persen ke 4.827
BRI Buka Galeri E-Channel di JPM Dukuh Atas untuk Komuter
Kemenkeu Tolak Jadi Pemegang Saham BEI
Pandu Sjahrir Lepas Saham Supra Sekuritas Sejak Juni
OJK Paksa Pengembalian Dana Rp5 Miliar Kasus Manipulasi Saham
LPS: 14 BPR Tutup Akibat Tata Kelola Buruk
