BGN Wajib Daftar Relawan MBG ke BPJS Ketenagakerjaan
Gambar atau konten salah?
BGN mengumumkan bahwa semua mitra dan yayasan pengelola Makan Bergizi Gratis (MBG) harus mendaftarkan tenaga relawan mereka ke BPJS Ketenagakerjaan. Kebijakan ini menegaskan perlindungan sosial bagi relawan yang bekerja dalam program gizi nasional.
Direktur Penyediaan dan Penyaluran BGN Wilayah III, Ranto, menegaskan bahwa mitra dan yayasan SPPG diwajibkan menjalankan proses iuran BPJS secara tertib dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa perlindungan kerja merupakan bagian tak terpisahkan dari operasional MBG.
“Mitra dan yayasan berkewajiban mendaftarkan setiap tenaga relawannya dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan kerja yang melekat pada pelaksanaan program MBG,” ujar Ranto dalam keterangan tertulis, 17 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa yayasan dan mitra sebagai pengelola SPPG memiliki tanggung jawab penuh terhadap administrasi pelaksanaan. Ranto juga meminta agar yayasan serta mitra dapat memastikan pembayaran hak tenaga relawan dilakukan secara tepat waktu dan sesuai ketentuan.
Hingga saat ini, tercatat 5.322 SPPG dengan total 278.614 relawan secara nasional belum terlindungi dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Di Wilayah III, sebanyak 3.015 SPPG telah memiliki nomor registrasi kepesertaan, sementara 249 SPPG lainnya belum terdaftar. Ranto menambahkan, “Saat ini secara nasional tercatat sebanyak 5.322 SPPG dengan total 278.614 relawan belum terlindungi dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Sementara di Wilayah III, sebanyak 3.015 SPPG telah memiliki nomor registrasi kepesertaan, sementara 249 SPPG lainnya belum terdaftar.”
Provinsi Maluku menunjukkan angka yang lebih baik. Dari 55 SPPG yang teridentifikasi, 52 SPPG atau 94,55 % sudah resmi terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. “Sementara itu, masih terdapat 3 SPPG atau 5,45 % yang belum terdaftar dan perlu segera ditindaklanjuti,” jelas Ranto.
Dengan langkah ini, BGN berharap semua tenaga relawan MBG mendapatkan perlindungan ketenagakerjaan yang layak, sekaligus meningkatkan kepercayaan dan keterlibatan mitra dalam program gizi nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
