Biksu Thudong 14 Orang Lintas 240 km, Tiba Klaten 29 Mei

Fajar H. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 76 dibaca
Bisik.id
Biksu Thudong 14 Orang Lintas 240 km, Tiba Klaten 29 Mei

Gambar atau konten salah?

14 biksu thudong yang melakukan perjalanan spiritual dari Jepara ke Candi Sewu, Prambanan, Klaten akhirnya sampai di Klaten pada 29 Mei 2026.

Perjalanan dimulai pukul 06.00 WIB dari wilayah Kabupaten Boyolali menuju Kecamatan Tulung, Klaten. Rombongan berjalan kaki melintasi Jalan Klaten-Boyolali.

Di sepanjang rute, biksu berhenti di Mapolsek Tulung dan Balai Desa Majegan, Kecamatan Tulung, untuk beristirahat. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Jatinom.

Setibanya di Jatinom, warga setempat menyambut mereka dengan kue apem. Tadi banyak dapat kue apem, banyak masyarakat yang antusias memberi kepada para bhante, terutama dari saudara-saudara umat muslim, ungkap Samanera Neroda Rakitta (biksu muda), Putra, kepada detikJateng, Jumat (29/5/2026) sore.

Selanjutnya, rombongan beristirahat di SPBU Surobayan, Kecamatan Jatinom, dan Mapolsub sektor Ngawen, Kecamatan Ngawen. Para biksu terus berjalan kaki dengan dikawal Kapolres Klaten AKBP M Faruk Rozi, yang juga berjalan bersama mereka.

Rombongan melewati Jalan Ki Ageng Gribig, Jalan Mayor Kusmanto, dan tiba di Vihara Bodhivamsa sekitar pukul 15.30 WIB untuk beribadah.

Cuaca panas terik menjadi tantangan bagi para biksu thudong.

Putra menjelaskan perjalanan dari Candi Shima di Jepara hingga Klaten ditempuh sekitar 240 kilometer. Ia mengatakan: Cuaca panas merupakan tantangan bagi kita, terutama pada kaki dari hari pertama sampai ketiga. Setelah hari ketiga sudah mulai menyesuaikan, dan menambahkan, Dari Candi Shima di Jepara sampai Klaten sini ditempuh jalan kaki sekitar 240 kilometer,.

Camat Jatinom, Agus Sunyata, menyatakan rombongan hanya lewat di Jatinom dan sempat mampir beristirahat di SPBU. Ia mengatakan, Tadi lewat Jatinom tidak sempat ke kantor kecamatan. Tadi sempat beristirahat di SPBU.

Perjalanan ini menegaskan komitmen spiritual dan solidaritas antar umat, sambil menampilkan rasa hormat dan dukungan masyarakat setempat. Keberhasilan perjalanan ini juga menunjukkan betapa kuatnya hubungan antar komunitas di wilayah tersebut dalam pelaksanaan kegiatan tanpa henti.

Biksu ThudongJeparaCandi SewuPrambananKlatenJatinomKue ApemKapolres Klaten

Komentar

Memuat komentar...