Bimtek Kebangsaan Gianyar Ajak Gen Muda Jadi Pelopor Harmoni

Maya K. · 2 min baca · 1 hari lalu · 7 dibaca
Bisik.id
Bimtek Kebangsaan Gianyar Ajak Gen Muda Jadi Pelopor Harmoni

Gambar atau konten salah?

Denpasar – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar bimbingan teknis (Bimtek) wawasan kebangsaan dan karakter bangsa. Acara ini dibawakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gianyar dengan tema “Aktualisasi Nilai Kebangsaan Bagi Generasi Muda dalam Upaya Mencegah Konflik Sosial di Masyarakat”. Tujuannya menumbuhkan dan memperkuat jiwa kebangsaan serta rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda.

“Kegiatan ini digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gianyar. Tujuannya, menumbuhkan dan memperkuat jiwa kebangsaan serta rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda,” kata Sekretaris Daerah Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama alias Gus Bem, pada Selasa (09 Juni 2026).

Menurut Gus Bem, bimtek tersebut diikuti 82 siswa SMA/SMK se-Gianyar. Sebanyak 75 di antaranya adalah calon pasukan pengibar bendera merah putih pusaka (Paskibraka) Bali, sedangkan sisanya, tujuh siswa, sudah resmi menjadi Paskibraka Bali.

Selama sesi, peserta diberikan materi tentang penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan kapasitas pemuda. Materi tersebut mencakup wawasan kebangsaan dan cinta tanah air. Dengan begitu, para siswa diharapkan tidak hanya memahami nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari‑hari sebagai penjaga persatuan, pelopor harmoni sosial, dan penggerak pembangunan daerah.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini karena tidak hanya meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan para peserta, tetapi juga membentuk karakter pemuda yang nantinya mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Gus Bem.

Ia menambahkan bahwa setelah menjalani bimtek, para siswa alias calon Paskibraka Bali harus menjadi pelopor dalam mencegah berbagai pengaruh negatif di lingkungan masyarakat. Di era digital saat ini, generasi muda diharapkan bijak menggunakan media sosial, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, serta menjauhi narkoba dan pergaulan bebas. “Pemuda harus hadir sebagai agen perubahan yang membawa energi positif. Jadilah pelopor dalam menangkal isu‑isu negatif di dunia maya, tidak mudah terpengaruh berita hoaks, serta mampu menjadi contoh yang baik bagi lingkungan sekitar,” katanya.

Acara ini menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan menolak konflik sosial. Dengan pengetahuan dan karakter yang terasah, para siswa diharapkan menjadi contoh positif bagi masyarakat Gianyar dan sekitarnya.

Bimbingan TeknisKebangsaanPaskibrakaGenerasi MudaKonflik SosialMedia SosialHoaks

Komentar

Memuat komentar...