BKN Tegaskan: Status PPPK Tak Ada Perubahan, Hoaks Facebook Terbongkar
Gambar atau konten salah?
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa informasi yang beredar di Facebook tentang adanya status baru bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak benar. Pernyataan tersebut dianggap hoaks.
Menurut Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, tidak pernah ada publikasi resmi mengenai perubahan status PPPK. Ia menegaskan, “Merespons beredarnya informasi di media sosial (Facebook) berupa gambar yang mengatasnamakan Wakil Kepala BKN Suharmen tentang pernyataan berjudul 'PPPK Tak Hilang Status Baru Menanti', maka dengan tegas disampaikan bahwa informasi tersebut adalah hoaks dan tidak benar,” kata Wisudo dalam keterangan tertulis, Senin (30 Maret 2026).
Menurut Undang‑Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, hanya dua jenis ASN yang diakui: Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK. Tidak ada skema status lain di luar dua tersebut.
Wisudo menegaskan bahwa keputusan pemberhentian dan perpanjangan kontrak PPPK sepenuhnya berada di tangan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) masing-masing instansi.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam menerima informasi, khususnya yang beredar di media sosial. “Selalu berpedoman pada informasi yang bersumber dari kanal resmi BKN dan instansi pemerintah,” sarannya.
Dengan demikian, BKN menegaskan kembali bahwa tidak ada perubahan status PPPK dan menekankan pentingnya memverifikasi sumber informasi sebelum mempercayainya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
