BRICS Industrial Innovation Contest: 52 Tim Indonesia Dipilih

Wulan M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 76 dibaca
Bisik.id
BRICS Industrial Innovation Contest: 52 Tim Indonesia Dipilih

Gambar atau konten salah?

07 Mei 2026 menandai hari pertama BRICS Industrial Innovation Contest resmi dibuka. Acara ini menandai langkah nyata kolaborasi inovasi antara China dan Indonesia, berlandaskan Kemitraan BRICS untuk Revolusi Industri Baru. Tema kompetisi tahun ini, “Inovasi dan Pengembangan BRICS: mempercepat Revolusi Industri Baru,” menyoroti empat bidang utama: kecerdasan buatan, industri hijau, teknologi rendah udara, dan elektronika energi.

Lebih dari seratus proyek Indonesia terdaftar. Setelah penyaringan awal, 52 tim dipilih untuk tahap presentasi langsung. Proyek yang berhasil melewati seleksi akan langsung berangkat ke final global di Xiamen. Pihak penyelenggara adalah Pusat Kerja Sama Ekonomi dan Teknologi Internasional Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China, dengan pelaksanaan oleh China-DATANG Corporation Overseas Investment Co., Ltd.

Kompetisi ini mendapat dukungan penuh dari kementerian Indonesia, termasuk Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kementerian Perindustrian, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta lembaga swasta seperti Perhimpunan Tionghoa Indonesia (INTI) dan Kamar Dagang Tiongkok di Indonesia. General Technology BRICS (Xiamen) Investment Development Co., Ltd. juga turut berperan.

Sabtu 09 Mei 2026, Jia Bingjun, Direktur Departemen Bisnis Internasional China Datang Corporation Limited, menyatakan, “Indonesia merupakan negara fokus pengembangan luar negeri bagi China Datang Corporation.” Ia menambahkan bahwa di masa depan, perusahaan akan terus memperbesar skala investasi di Indonesia, menciptakan lapangan kerja lokal, dan melatih tenaga profesional di bidang energi. Melalui ajang ini, China Datang berharap dapat menjadi jembatan, menghubungkan sumber daya inovasi China dan Indonesia, serta membantu proyek Indonesia mengakses modal, teknologi, dan pasar internasional.

Cahyo Purnomo, Direktur Promosi Wilayah Kementerian Investasi dan Hilirisasi Industri (BKPM), menegaskan, “Indonesia sedang dalam tahap kunci untuk mempercepat revolusi industri baru, sangat membutuhkan teknologi dan konsep inovasi yang maju.” Ia berharap kompetisi ini dapat menggali lebih banyak proyek inovasi lokal yang unggul, sekaligus menarik teknologi dan investasi dari Tiongkok. Langkah ini diharapkan mendorong peningkatan industri Indonesia dan mendukung visi nasional “Indonesia Emas 2045.”

Empat track kompetisi mencakup bidang inti yang menjadi prioritas pengembangan Indonesia saat ini. Setiap track akan dinilai oleh 10 ahli terkemuka dari Indonesia dan dunia, meliputi investasi lintas negara, kecerdasan buatan, transisi energi, ekonomi rendah udara, dan inkubasi inovasi. Penilaian akan dilakukan berdasarkan tujuh dimensi, termasuk inovasi teknologi, kemampuan implementasi industri, dan kontribusi hijau rendah karbon. Dari setiap track, dua proyek unggul akan dipilih untuk direkomendasikan ke Final Global di Xiamen.

BRICS Industrial Innovation Contest menjadi platform penting untuk menerapkan kemitraan BRICS. Dengan membuka kompetisi ini, Indonesia—anggota pertama BRICS dari Asia Tenggara—menunjukkan keterlibatannya dalam tata kelola industri global, menempatkan inovasi sebagai pilar utama. Kegiatan ini menandai langkah konkret Indonesia dalam memperkuat kolaborasi praktis dengan negara-negara BRICS.

Dengan lebih dari seratus proyek yang bersaing, kompetisi ini menegaskan komitmen Indonesia untuk mempercepat revolusi industri baru melalui kolaborasi lintas negara. Peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan transfer teknologi menjadi fokus utama, sementara para juri menilai proyek berdasarkan inovasi, implementasi, dan dampak lingkungan. Hasil akhir kompetisi akan memandu proyek-proyek unggul menuju tahap global, membuka peluang bagi Indonesia untuk memperluas jaringan internasional dan memperkuat posisi industri dalam era digital.

BRICS Industrial Innovation ContestRevolusi Industri BaruKecerdasan BuatanIndustri HijauInvestasi ChinaIndonesia Emas 2045Xiamen

Komentar

Memuat komentar...