Bulog Tambah Kapasitas Gudang 7 Miliar Ton Beras Distribusi

Dewi M. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 94 dibaca
Bisik.id
Bulog Tambah Kapasitas Gudang 7 Miliar Ton Beras Distribusi

Gambar atau konten salah?

Perum Bulog, perusahaan milik negara yang mengelola stok beras, mengumumkan bahwa kapasitas gudang penyimpanan beras akan ditambah hingga 7 juta ton. Langkah ini diambil setelah pemeriksaan menunjukkan bahwa cadangan beras pemerintah terus bertambah.

Hingga saat ini, gudang Bulog di seluruh Indonesia hanya dapat menampung sekitar 4 juta ton. Untuk menanggapi kebutuhan, Bulog sudah menyewa tambahan ruang dengan kapasitas 2 juta ton dan sedang menyiapkan lagi 1 juta ton.

Di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan, “Iya, kami siapkan antisipasi 7 juta ton,” saat ditemui pada 22 Mei 2026. Ia menjelaskan bahwa stok beras Bulog saat ini sudah mencapai 5,39 juta ton.

Menurut Rizal, pencapaian tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan pemerintah. Ia menambahkan, “nah ini kami juga sudah sewa lebih kurang 2 juta ton. Jadi masih sisa spare sekitar 600 ribu ton,”

Selain menyewa gudang, Bulog juga merencanakan pembangunan 100 titik pergudangan baru di seluruh Indonesia. Pembangunan ini difokuskan di wilayah 3T—terdepan, terluar, dan terpencil—yang belum memiliki fasilitas Bulog.

Rizal menjelaskan bahwa tujuan pembangunan gudang baru adalah menambah kapasitas penyimpanan sekaligus mempercepat distribusi logistik pangan ke masyarakat. Ia menegaskan, “Tujuannya adalah apa? Untuk mengantisipasi apabila nanti memang kalau stok ini bisa bertambah sampai 6 juta ton. Ini kami antisipasi, mudah-mudahan ini berjalan semua dengan lancar,”

Rizal juga optimis Indonesia dapat mempertahankan swasembada pangan hingga tahun depan. Ia menilai bahwa peningkatan stok beras merupakan sinyal kuat bahwa ketahanan pangan nasional berada dalam kondisi aman. Ia menutup pernyataannya, “Dengan proyeksi sekarang di bulan Mei stok sudah mencapai 5,39 (juta ton), ini insyaallah kami prediksikan di tahun 2026 juga insyaAllah sawasembada sembada pangan.”

Dengan penambahan kapasitas gudang dan rencana pembangunan pergudangan baru, Bulog berusaha memastikan ketersediaan beras tetap stabil. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat distribusi beras, terutama di daerah-daerah yang masih belum terjangkau fasilitas penyimpanan beras. Hal ini juga mendukung target pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan distribusi dan fluktuasi harga.

Perum Bulogkapasitas gudangketahanan panganswasembada pangandistribusi logistik100 titik pergudangan3Tstok beras

Komentar

Memuat komentar...