Bulog Targetkan 100 Gudang Baru Rampung 2026

Cahyo S. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Bulog Targetkan 100 Gudang Baru Rampung 2026

Gambar atau konten salah?

Perum Bulog menargetkan pembangunan 100 gudang baru selesai pada Desember 2026. Langkah ini diambil untuk menambah kapasitas penyimpanan, terutama guna mengantisipasi lonjakan produksi beras nasional yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden dan Menteri terkait. "Sesuai arahan dari Pak Presiden dan Pak Menteri untuk segera mewujudkan pembangunan infrastruktur pascapanen, yaitu 100 gudang dengan kelengkapannya. Ditambah juga cadangan-cadangan gudang filial yang kita sewa," ujarnya di Jakarta pada Jumat, 31 Juli 2026.

Rizal menjelaskan, kebutuhan gudang tambahan ini erat kaitannya dengan program peningkatan produktivitas padi yang digagas Kementerian Pertanian. Program tersebut menggunakan benih unggul dan diperkirakan mampu mendongkrak hasil panen hingga lebih dari 10 ton per hektare. Angka ini jauh di atas rata-rata produktivitas nasional saat ini.

Saat ini, proyek pembangunan 100 gudang masih berada dalam tahap lelang. Setelah proses lelang rampung, Bulog berencana segera melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking. "Ini sedang proses lelang. Insyaallah secepatnya kita akan groundbreaking," kata Rizal.

Pengerjaan proyek gudang ini akan dipercayakan kepada BUMN Karya. Pemilihan kontraktor dilakukan melalui mekanisme lelang terbatas, sesuai dengan Instruksi Presiden. Tujuannya jelas: mempercepat proses pembangunan. "Sesuai dengan Inpres, kita gunakan lelang terbatas kepada BUMN Karya karena minta percepatan. Harapannya di Desember harus sudah ada yang jadi. Jadi yang mengerjakan BUMN Karya," jelas Rizal.

Lokasi pembangunan gudang akan tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Pemerintah memberikan prioritas khusus pada daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). "Daerahnya di seluruh tanah air, dari Sabang sampai Merauke dan diprioritaskan untuk di 3T, terdepan, terluar, dan terpencil," imbuhnya.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan tambahan gudang, Bulog diharapkan mampu menyerap hasil panen petani lebih optimal, terutama saat musim panen raya. Infrastruktur penyimpanan yang memadai juga menjadi kunci untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

gudang baruBulogpembangunan 100 gudangketahanan panganproduksi berasBUMN Karyadaerah 3T

Komentar

Memuat komentar...