Bulog Usulkan Tunjangan Beras untuk ASN, TNI, Polri

Andi B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 92 dibaca
Bisik.id
Bulog Usulkan Tunjangan Beras untuk ASN, TNI, Polri

Gambar atau konten salah?

Perum Bulog mengajukan agar CBP (stok cadangan beras pemerintah) dipakai untuk tunjangan beras atau natura bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Usulan ini muncul ketika stok beras melimpah, mencapai 5,37 juta ton.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menekankan perlunya menambah dua saluran utama distribusi beras. Ia mengusulkan pasar umum sebesar 4,3 juta ton dan pasar khusus 1,3 juta ton. “Untuk pasar umum ini kami usulkan kalau diizinkan, kami saran untuk kebutuhan ASN, TNI Polri, dan dalam bentuk Natura sekitar 2,8 juta ton per tahun,” ujarnya pada rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, 19 Mei 2026.

Selain itu, Bulog menargetkan penyaluran beras sebagai bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar 1,5 juta ton per tahun. Saat ini, Bulog sudah menggelontorkan 1 juta ton untuk program tersebut.

Untuk pasar khusus, Rizal menyarankan penambahan alokasi bantuan pangan sebanyak 4 alokasi dengan total 1,3 juta ton. Dengan penambahan ini, total penyaluran bantuan pangan pada tahun 2026 akan mencapai 1,9 juta ton. Rencana penyaluran akan berlangsung dari Agustus sampai November 2026 kepada 33,5 juta penerima bantuan pangan, menggunakan data alokasi Februari 2026.

Rizal juga melaporkan realisasi penyaluran beras saat ini. Distribusi beras SPHP mencapai 235.815 ton, bantuan pangan 216.808 ton, penanggulangan bencana alam atau keadaan darurat 11.295 ton, dan golongan anggaran 29.064 ton. Penyaluran beras untuk MBG sudah 1 juta ton dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih menerima 233 ton.

Usulan ini sebelumnya sudah diajukan untuk memberi kembali tunjangan beras atau natura kepada ASN, TNI, dan Polri di tengah stok beras melimpah. Rizal menyebutnya bagian dari strategi mempercepat penyerapan dan distribusi beras agar tetap stabil di pasar.

Ia mengingat kebijakan serupa pernah diberikan pemerintah terdahulu. “Kebijakan serupa pernah diberikan pemerintah terdahulu. Dalam usulan terbaru, ASN, TNI dan Polri akan memperoleh beras jenis medium,” kata Rizal di Gudang Bulog di Jakarta Utara, 6 Mei 2026.

“Kami akan mencoba terobosan ke depan mudah-mudahan kalau memang dapat restu, dulu-dulu kita TNI, Polri, maupun ASN itu dapat natura. Nah, mumpung beras Bulog itu melimpah, kami sarankan untuk ke depannya TNI, Polri, dan ASN juga mendapat beras Bulog seperti natura zaman-zaman dahulu. Jenis berasnya medium,” tambahnya.

Dengan melibatkan pasar umum dan pasar khusus, serta menyesuaikan alokasi beras untuk program sosial, Bulog berharap stok beras yang melimpah dapat dimanfaatkan secara lebih efektif. Rencana ini juga bertujuan menjaga kestabilan harga beras di pasar dan memastikan kebutuhan pangan bagi aparat negara tetap terpenuhi.

Perum BulogCBPASNTNIPolripenyaluran berasstabilitas hargaprogram MBG

Komentar

Memuat komentar...