Caplak Rhipicephalus, Vektor Penyakit di Kalangan Warga
Gambar atau konten salah?
Seorang pengguna Threads menayangkan foto makhluk aneh yang menempel di kaki, leher, dan rambut orang, menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga +62. Foto tersebut menunjukkan makhluk menyerupai serangga, namun ia tidak mati meski diinjak‑injak.
Pengguna tersebut bertanya mengapa makhluk berkaki banyak itu tetap hidup. Ia juga bingung karena tidak ada tanda-tanda kematian pada makhluk tersebut.
Seorang biologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Profesor Rosichon Ubaidillah MPhil, PhD, dijadikan rujukan. Ia menjelaskan bahwa makhluk itu bukan serangga, melainkan caplak dari famili Ixodidae.
"Kemungkinan itu dari genus Rhipicephalus sp, bisa mengisap darah anjing, babi dan bisa manusia," terangnya melalui pesan singkat, Jumat, 22 Mei 2026.
Caplak ini berbahaya. Ia merupakan vektor penyakit menular yang dapat mentransfer mikroba patogen. Rickettsia rickettsii (penyebab Demam Berbintik Rocky Mountain) dan Rickettsia conorii (penyebab Demam Berbintik Mediterania atau demam boutonneuse) dapat dibawa oleh caplak ini.
Efek digigitnya caplak dapat bervariasi. Muncul demam, sakit kepala parah, nyeri otot, serta ruam merah kecil yang bermula di pergelangan tangan atau kaki dan menyebar ke seluruh tubuh.
Ketika ditanya apakah caplak ini sama dengan lone star tick, Profesor Rosichon menjawab berbeda, namun masih satu famili. "Lone star tick kulitnya lebih keras. Dia menimbulkan Alpha-gal Syndrome atau pemicu kondisi alergi daging merah," tegasnya.
Kesadaran tentang keberadaan caplak, khususnya Rhipicephalus sp, penting bagi masyarakat. Warga yang terjangkit harus memantau gejala setelah gigitan dan segera mencari bantuan medis jika muncul demam atau ruam.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
