Cashback Mova Salurkan Untung ke 5 Juta Pengguna

Fandi R. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 98 dibaca
Bisik.id
Cashback Mova Salurkan Untung ke 5 Juta Pengguna

Gambar atau konten salah?

Tren belanja daring di Indonesia terus meningkat. Hal ini mendorong makin banyaknya orang menggunakan aplikasi pengembalian uang belanja atau cashback.

Sebuah platform cashback melaporkan bahwa dalam setahun terakhir, mereka sudah memberikan manfaat pengembalian dana kepada lebih dari 5 juta pengguna terdaftar di Indonesia. Peningkatan ini menunjukkan masyarakat makin mencari cara belanja online yang lebih hemat dan sesuai dengan nilai yang didapat, sejalan dengan perubahan gaya hidup digital.

Jennifer Tiffany Muliyanto, selaku Chief Commercial Officer Mova Cashback, menjelaskan bahwa sistem cashback yang mereka tawarkan dirancang untuk memberi keuntungan ekstra bagi konsumen saat berbelanja daring.

Jennifer menyatakan, "Dalam satu tahun ini, kami telah menyalurkan cashback serta membantu jutaan konsumen Indonesia berhemat dan berbelanja lebih cerdas melalui sistem cashback." Pernyataan ini disampaikan pada hari Sabtu (14/3/2026).

Mekanismenya, Mova Cashback menghubungkan berbagai layanan e-commerce dengan pengguna. Konsumen bisa mendapatkan pengembalian dana dari setiap transaksi yang dilakukan secara daring melalui platform mereka. Beberapa e-commerce besar yang terhubung antara lain Shopee, TikTok Shop, dan Traveloka.

Sejak mulai beroperasi di Indonesia pada awal 2025, Mova Cashback mencatat pertumbuhan pengguna yang cepat. Jumlah pengguna dikabarkan naik hingga 250 persen setiap bulan. Platform ini mencatat sekitar 300 ribu pengguna aktif bulanan.

Model bisnis cashback ini juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem loyalitas pelanggan yang didukung data. Dengan cara ini, perusahaan bisa membantu para penjual (merchant) memahami kebiasaan belanja konsumen. Ini sekaligus membuat promosi digital jadi lebih efektif.

Selain menguntungkan konsumen secara finansial, skema cashback juga membantu bisnis menjaga pelanggan agar tetap bertransaksi. Ini dicapai melalui program promosi yang terukur.

Mova Cashback tidak hanya fokus di Indonesia. Perusahaan ini juga mulai memperluas layanan ke wilayah Asia Tenggara. Dalam satu tahun operasional, mereka sudah berekspansi ke Malaysia.

Menurut Jennifer, langkah ekspansi ini adalah bagian dari strategi membangun ekosistem loyalitas digital di tingkat regional. "Selain Malaysia, kami juga berencana melakukan ekspansi ke berbagai negara ASEAN lainnya karena kawasan ini memiliki potensi konsumen digital yang besar dengan pertumbuhan pasar yang sangat cepat," ujarnya.

Asia Tenggara dinilai memiliki peluang besar untuk layanan digital. Hal ini didorong oleh makin banyaknya orang yang mengakses internet dan pertumbuhan kelas menengah yang aktif berbelanja daring. Kondisi tersebut membuka jalan bagi layanan cashback digital untuk memperluas jangkauan dan memperkuat ekonomi digital di kawasan tersebut.


Platform cashback Mova Cashback berhasil menyalurkan pengembalian dana kepada lebih dari 5 juta pengguna di Indonesia dalam setahun terakhir. Pertumbuhan ini didorong oleh minat masyarakat terhadap belanja online yang memberikan nilai lebih. Mova Cashback menghubungkan pengguna dengan platform seperti Shopee, TikTok Shop, dan Traveloka untuk mendapatkan pengembalian dana transaksi. Sejak awal 2025, pengguna platform ini tumbuh signifikan, mencapai kenaikan bulanan hingga 250 persen. Selain fokus pada konsumen, model bisnis ini juga membantu merchant memahami perilaku belanja. Perusahaan juga telah berekspansi ke Malaysia sebagai bagian dari rencana pengembangan ekosistem digital di Asia Tenggara.

CashbackBelanja DigitalE-commercePenggunaMova CashbackEkspansi ASEANHemat Belanja

Komentar

Memuat komentar...