Cedera Hamstring Raphinha, Brasil Khawatir di Piala Dunia
Gambar atau konten salah?
Philadelphia — Kemenangan Brasil yang mengesankan atas Haiti dengan skor 3-0 ternyata harus dibayar mahal. Bintang tim nasional, Raphinha, mengalami cedera yang membuat masa depannya di turnamen ini menjadi tanda tanya besar.
Pemain sayap andalan Barcelona itu memulai pertandingan sebagai starter di Lincoln Financial Field, Philadelphia pada 20 Juni 2025 pagi waktu Indonesia. Segalanya berjalan mulus saat Brasil unggul cepat lewat dua gol Matheus Cunha. Namun, di tengah kejayaan itu, Raphinha tiba-tiba harus meninggalkan lapangan.
Ia digantikan oleh pemain muda berusia 19 tahun, Rayan, sebelum babak pertama benar-benar usai. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa Raphinha mengalami cedera hamstring. Federasi Sepakbola Brasil (CBF) mengeluarkan pernyataan resmi terkait kondisi pemain tersebut.
"Penyerang itu merasakan sakit di otot hamstring kanannya selama babak pertama melawan Haiti. Ia sudah memulai perawatan dan akan menjalani evaluasi lebih lanjut," demikian bunyi keterangan resmi CBF seperti dikutip dari AS.
Masalah hamstring ini bukanlah cerita baru bagi Raphinha. Ia sudah bergelut dengan cedera serupa sejak awal musim 2025/2026. Mantan pemain Leeds United itu tercatat telah absen dari 24 pertandingan—baik untuk Barcelona maupun tim nasional Brasil—akibat masalah yang sama.
Jadwal Brasil selanjutnya adalah laga penentu. Mereka akan menghadapi Skotlandia pada 25 Juni 2025 dalam pertandingan terakhir Grup C Piala Dunia 2026. Tim Samba sangat membutuhkan kontribusi Raphinha untuk memastikan tiket ke babak berikutnya.
Vinicius Junior, rekan setim Raphinha di Brasil, tak bisa menyembunyikan kekhawatirannya. "Sungguh disayangkan karena Rapha harus meninggalkan permainan karena cedera. Saya rasa itu cedera yang sama seperti yang terakhir. Saya berharap cederanya tidak parah, jadi dia bisa tetap bersama kami," ucap Vinicius.
Kondisi Raphinha masih dalam pemantauan. Tim medis Brasil akan bekerja keras agar pemain berusia 28 tahun itu bisa pulih tepat waktu. Tanpa kehadirannya, lini serang Brasil kehilangan satu senjata penting yang sudah terbukti tajam sepanjang musim.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Menkeu: Layer Cukai Rokok Baru Tunggu Pembahasan DPR
Danantara Siapkan DP 0 Persen untuk Motor Listrik
Prabowo Kritik Harga CPO RI, Rugi Rp12 Ribu per Kg
Presiden Prabowo Siapkan Insentif Besar untuk Produksi 1 Juta Motor Listrik
Uji Coba Tabung Gas CNG 3 Kg Mulai Pekan Depan
Panel Surya 4 kWp Dipasang di Pasar Kepandean
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk Pascagempa Flores
32 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Pasca Gempa
Pertamina Pastikan Distribusi Energi Aman Pasca Gempa Simalungun
Elnusa Petrofin Percepat Distribusi BBM Pascagempa NTT