Daniel Marthin Tak Terduga ke Final Thailand Open 2026
Gambar atau konten salah?
Thailand Open 2026 menjadi ajang yang tak terduga bagi Daniel Marthin. Ia tidak pernah membayangkan menjejak final di turnamen ini.
Di Nimibutr Stadium Bangkok, pada 15 Mei 2026, Daniel bersatu dengan Leo Rolly Carnando melawan pasangan He Ji Ting / Ren Xiang Yu. Mereka meraih kemenangan 21‑15, 21‑18 dalam waktu 44 menit. Hasil tersebut melampaui ekspektasi Daniel yang semula hanya ingin menikmati pertandingan setelah lama tidak turun turnamen karena cedera.
Setelah laga, Daniel mengungkapkan rasa terkejut dan syukur: "Tidak menyangka bisa ke final tapi bersyukur puji Tuhan," ujarnya.
Ia menambahkan alasan kesuksesan: "Hari ini kunci kemenangan kami bermain lebih fokus, tidak lengah dan terus antisipasi pola‑pola permainan lawan. Dan terus berusaha untuk memainkan pola yang kami siapkan," jelas Daniel.
Daniel juga menegaskan tidak ada masalah chemistry dengan Leo. Ia mengatakan: "Kami kan sudah pernah berpasangan walaupun sempat berpisah tapi sekarang pas disatukan lagi tidak banyak adaptasi lagi. Sekarang kami juga punya tujuan yang sama, ingin juara bareng‑bareng jadi lebih enak, lebih klop," tambahnya.
Namun, Daniel tetap waspada terhadap pertandingan berikutnya. Ia menegaskan: "Tapi kami tidak mau cepat puas juga, masih ada pertandingan besok dan banyak pertandingan ke depan yang harus kami jalani dan kami waspadai," sampaikan Daniel.
Kesempatan ini menandai kembalinya Daniel Marthin ke panggung internasional setelah cedera, menunjukkan sinergi kuat dengan Leo Rolly Carnando dan potensi mereka meraih gelar di Thailand Open 2026.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dua Wakil Indonesia Tersingkir di 16 Besar Japan Open
Setahun Berpartner, Fajar/Fikri Kembali ke Japan Open
Alwi Farhan Bangkit, Kalahkan Lanier di Japan Open
Lima Wakil Indonesia Bertanding di Japan Open 2026
Putri Kusuma Tak Khawatir Tanpa An Se Young
Fajar/Fikri Kalahkan Popov Bersaudara di Japan Open
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
