Di Jakarta, Kumo™ Digitalkan 2.500 Klinik di Asia Tenggara

Nita W. · 4 min baca · 3 bulan lalu · 108 dibaca
Bisik.id
Di Jakarta, Kumo™ Digitalkan 2.500 Klinik di Asia Tenggara

Gambar atau konten salah?

Di Jakarta, sektor kesehatan di Asia Tenggara sedang beralih dari pencatatan manual ke sistem digital. Perubahan ini didorong oleh kebijakan pemerintah yang terus berkembang, kebutuhan perawatan pasien, standar keamanan data, dan ekspektasi efisiensi operasional. Setiap pusat kesehatan kini wajib menggunakan rekam medis elektronik terintegrasi agar data pasien aman dan standar perawatan serta efisiensi operasional terpenuhi.

Dengan sistem digital yang mumpuni, pengelola klinik tidak hanya dapat bekerja lebih efisien dan terhindar dari risiko kebocoran data, tetapi juga lebih siap bersaing dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Di tengah dinamika tersebut, kumo™ mencapai babak baru dalam misinya mengoptimalkan operasional klinik kecantikan dan pusat kesehatan setelah 10 tahun berjalan. Platform Software as a Service (SaaS) ini kini telah berkembang menjadi solusi bisnis kesehatan lengkap yang membantu lebih dari 2.500 klinik dan 25.000 pengguna.

Jangkauannya pun sudah merambah ke seluruh wilayah Asia Tenggara, termasuk Thailand dan Indonesia, lewat empat merek khusus: Aoikumo™, kumoDent™, kumoVet™, dan kumoDoc™. Merek-merek ini melayani klinik kecantikan dan pusat kesehatan, klinik gigi, klinik hewan dan pusat grooming hewan, hingga dokter umum.

Aoikumo™ unggul sebagai software klinik kecantikan berbasis cloud untuk klinik estetika, salon kecantikan, spa, dan pusat kesehatan. Platform ini dilengkapi dengan fitur all‑in‑one, termasuk penjadwalan janji temu, proses penagihan yang lengkap, serta rekam medis elektronik (RME) pasien yang tertata rapi. Dengan demikian, Aoikumo™ membantu menyederhanakan operasional klinik untuk mencapai efisiensi optimal dan meningkatkan kinerja bisnis.

Keberhasilan tersebut tercermin dari penghargaan MD Asia Pacific ICT Awards 2024 serta penunjukannya sebagai Supporting Partner dalam inisiatif 100 Go Digital pada 2023 dan 2024. Penghargaan dan kemitraan ini semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam digitalisasi klinis.

Seiring waktu, kumo™ telah dipercaya oleh berbagai klinik besar dan merek kesehatan ternama. Adopsinya juga meluas ke institusi pendidikan, seperti MAHSA University dan Penang International Dental College, untuk memperkenalkan teknologi kesehatan digital kepada mahasiswa.

Di sisi lain, platform ini menjawab keresahan pemilik klinik terhadap kompleksitas regulasi, perlindungan data, dan kewajiban Rekam Medis Elektronik (RME) di Asia Tenggara. Regulasi tersebut seringkali membebani operasional dan menuntut efisiensi lebih tinggi dengan sumber daya terbatas.

Sebagai solusinya, kumo™ menggabungkan semua urusan klinik, mulai dari daftar pasien, pembayaran, hingga urusan laporan ke pemerintah seperti SATUSEHAT di Indonesia, ke dalam platform layanan kesehatan yang terintegrasi penuh. Tak hanya itu, kumo™ terhubung dengan layanan pihak ketiga yang populer, seperti WhatsApp, Google, LINE, dan Stripe. Sistem ini mendukung manajemen dan klaim pihak ketiga (Third Party Administrator) serta faktur dan pembayaran yang terintegrasi.

Platform ini juga menyediakan aplikasi khusus untuk dokter, pasien, dan perawat. Dengan aplikasi tersebut, komunikasi dan koordinasi perawatan di setiap titik kontak sepanjang perjalanan pasien menjadi lebih mudah.

Keamanan data pasien menjadi prioritas utama. kumo™ telah tersertifikasi ISO/IEC 27001:2022 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi dan SIRIM UKAS, memperkuat komitmennya dalam melindungi informasi sensitif pasien dan memenuhi standar kepatuhan global. Selain itu, kumo™ terintegrasi dengan SNOMED CT untuk diagnosis pasien, guna memastikan interoperabilitas data antar penyedia layanan kesehatan.

Pendiri kumo™, Kevin Nair, menegaskan fokus mereka sejak awal tidak pernah berubah, yaitu tumbuh bersama pelanggan. “Tidak ada yang berubah sejak awal. Kumo™ akan terus berkembang, didorong oleh pendekatan kami yang berpusat pada pelanggan. Kami berupaya memantapkan diri sebagai penyedia teknologi terkemuka di industri ini,” jelas Kevin, dalam keterangan tertulis, Selasa (07 April 2026). “Untuk mencapai hal tersebut, kami bekerja sama erat dengan klien, memperlakukan mereka sebagai mitra. Dengan aktif mendengarkan masukan mereka dan melakukan penyesuaian perangkat lunak yang diperlukan, kami memastikan Kumo™ berada di garda terdepan dalam kemajuan teknologi untuk klinik,” sambungnya.

Platform ini tidak hanya memenuhi standar kesehatan nasional, tetapi juga berperan penting sebagai penghubung kerangka kerja kepatuhan serta standar data klinis yang sedang berkembang. Dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mudah beradaptasi, dokter dan pemilik klinik bisa lebih fokus mengurus kesembuhan pasien. Sementara itu, urusan operasional yang rumit akan otomatis ditangani oleh sistem agar bisnis klinik bisa tumbuh lebih besar dan bersaing.

Melihat jauh ke depan, Kevin percaya kunci sukses pelayanan kesehatan bukan lagi soal banyaknya fitur, melainkan seberapa baik sistem tersebut saling terhubung. “Dekade berikutnya dari perawatan rawat jalan tidak akan ditentukan oleh lebih banyak aplikasi dan fitur, melainkan oleh ekosistem klinis yang lebih terintegrasi, interoperabel, dan cerdas dengan AI yang berbasis nilai. Perubahan kecil dapat membawa perbedaan besar,” pungkasnya.

Dengan pendekatan yang berpusat pada pelanggan, adaptasi berkelanjutan, dan integrasi teknologi terkemuka, kumo™ telah menempatkan dirinya sebagai pemain kunci dalam transformasi digital kesehatan di Asia Tenggara. Platformnya yang komprehensif, terstandarisasi, dan terintegrasi menjawab kebutuhan regulasi, keamanan data, dan efisiensi operasional yang semakin kompleks di sektor kesehatan. Kumo™ menunjukkan bahwa kemajuan dalam layanan kesehatan lebih banyak bergantung pada ekosistem yang terhubung daripada sekadar menambah fitur baru.

kumo™rekam medis elektronikSaaSdigitalisasi kesehatankeamanan datainteroperabilitasAI

Komentar

Memuat komentar...