DJBC Naikkan Penerimaan, Dari Negatif Jadi Positif

Lia N. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 85 dibaca
Bisik.id
DJBC Naikkan Penerimaan, Dari Negatif Jadi Positif

Gambar atau konten salah?

Di Jakarta, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bahwa kinerja pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) telah membaik. Ia menilai perbaikan ini terlihat dari perubahan penerimaan kepabeanan dan cukai yang beralih dari negatif menjadi positif.

“Jadi kelihatannya orang Bea Cukai sudah mulai serius kerjanya,” ujarnya saat konferensi pers APBN KiTA pada Selasa, 19 Mei 2026. Purbaya kemudian melaporkan hasil tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Presiden tertawa dan menyatakan bahwa pegawai DJBC kini “sudah takut untuk berbuat nyeleweng.”

“Kata Presiden, begitu (dikatakan) ‘Pak sudah membaik’, Presiden ketawa ‘hahahaha, mereka sudah mulai pada takut ya’, ‘iya kayaknya Pak,’ tutur Purbaya. ‘Tapi kita nggak peduli, yang penting kinerjanya membaik,’ tambahnya.”

Menurut data Kementerian Keuangan, setoran bea dan cukai per 30 April 2026 mencapai Rp 100,6 triliun, meningkat 0,6 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini menandai perbaikan setelah tiga bulan sebelumnya mengalami kontraksi masing-masing 14 %, 14,7 % dan 12,6 %.

Purbaya menambahkan bahwa peningkatan kinerja juga terlihat dari jumlah penindakan. Penindakan rokok ilegal mencapai 684 juta batang, naik 125,8 % year‑on‑year. Untuk narkotika, jumlah penindakan mencapai 522 kali, naik 10,8 % year‑on‑year.

“Jadi nanti ke depan teknologi akan diterapkan di sana, saya pikir ini akan lebih bagus lagi. Jadi teman‑teman di Bea Cukai terus kerja seperti itu ya, kalau enggak kita pindahin, kita rumahkan,” paparnya.

Dengan data tersebut, Menteri Keuangan menegaskan bahwa fokus pada peningkatan kinerja dan penerapan teknologi diharapkan membawa hasil yang lebih baik di masa mendatang.

Purbaya Yudhi SadewaDirektorat Jenderal Bea dan CukaiAPBN KiTAsetoran bea dan cukaipenindakan rokok ilegalpenerapan teknologi

Komentar

Memuat komentar...