Dua Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Pesawaran

Wahyu T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 121 dibaca
Bisik.id
Dua Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Pesawaran

Gambar atau konten salah?

Warga Kabupaten Pesawaran, Lampung, digegerkan pada Senin, 4 Mei 2026 ketika dua mayat laki‑laki tanpa identitas ditemukan di dua lokasi berbeda. Kedua jenazah sudah membusuk saat ditemukan.

Pertama, sekitar pukul 09.00 WIB, seorang nelayan menemukan mayat di muara Dusun Sebaris, Desa Hurun, Kecamatan Teluk Pandan. Lokasi berada di sekitar hutan bakau, tempat nelayan biasa beraktivitas. Jenazah itu sudah dalam tahap pembusukan lanjut.

Selang beberapa jam, pada pukul 13.00 WIB, mayat anonim kedua ditemukan mengambang di aliran Sungai Wai Sekampung. Tempatnya tepat di Bendungan Argo Guruh, Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng. Jenazah ini juga sudah membusuk ketika ditemukan.

Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Graninto segera memanggil tim evakuasi dan penyelidikan. Dari hasil awal, kedua korban diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ). “Dari keterangan saksi dan masyarakat sekitar, salah satu korban sebelumnya kerap terlihat dalam kondisi sakit dan diduga mengalami gangguan jiwa. Untuk korban lainnya juga mengarah pada dugaan serupa, namun masih kami dalami,” kata Alvie.

Karena kondisi pembusukan yang parah, identifikasi korban menjadi sulit. Pemeriksaan di Teluk Pandan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh. Waktu kematian diperkirakan lebih dari sepekan. “Tidak ditemukan tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal dunia bukan karena tindak pidana,” jelasnya.

Untuk jenazah di Bendungan Argo Guruh, polisi menunggu hasil autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara guna memastikan penyebab kematian. Polisi juga menduga korban bisa terbawa arus sungai dari lokasi lain mengingat derasnya aliran Sungai Wai Sekampung. “Kami masih melakukan pendalaman, termasuk kemungkinan korban terbawa arus dari wilayah lain,” ujarnya.

Alvie mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke kepolisian guna membantu proses identifikasi. “Kami harap masyarakat yang kehilangan anggota keluarga bisa segera berkoordinasi dengan kami,” pungkasnya.

Peristiwa ini menambah kekhawatiran tentang kesehatan mental dan keamanan di wilayah pesisir Lampung. Masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap tanda-tanda gangguan jiwa dan melaporkan kejadian mencurigakan kepada pihak berwenang.

mayat anonimLampungGangguan JiwaBendungan Argo GuruhSungai Wai SekampungTeluk PandanAutopsiKepolisian

Komentar

Memuat komentar...