Durian + Baijiu: Wanita di Fujian Hampir Mati di Fuzhou
Gambar atau konten salah?
04 Mei 2024 – Seorang wanita di provinsi Fujian, China, hampir kehilangan nyawa setelah mengonsumsi durian dan minum alkohol. Peristiwa ini terjadi di kota Fuzhou, menegaskan bahwa kombinasi makanan tertentu dapat berakibat fatal bagi kesehatan.
Awalnya, wanita tersebut menikmati durian, kemudian meminum sekitar 200 ml baijiu, minuman beralkohol putih khas China. Tak lama setelahnya, tubuhnya mulai menunjukkan reaksi parah. Ruam menyerupai biduran muncul di kulit, dada terasa sesak, dan kesulitan bernapas.
Ketika kondisi semakin memburuk, ia segera dilarikan ke unit gawat darurat. Saat tiba, kadar oksigen dalam darahnya turun drastis hingga 78 %, angka yang berbahaya dan dapat mengancam nyawa. Tim medis segera memulai penanganan intensif.
Dokter yang menangani kasus tersebut menjelaskan bahwa kondisi ini berkaitan dengan reaksi mirip disulfiram, yang sering muncul ketika alkohol dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu. “Kondisi ini berkaitan dengan reaksi mirip disulfiram, yaitu reaksi yang juga sering dikaitkan dengan konsumsi alkohol bersamaan dengan obat tertentu,” ungkap dokter.
Durian mengandung senyawa sulfur yang dapat menghambat kerja enzim di hati, sehingga proses pemecahan alkohol terhambat. “Ketika alkohol masuk ke dalam tubuh, akan terbentuk zat bernama asetaldehida. Senyawa dalam durian menghambat proses pemecahan zat tersebut, sehingga menumpuk dan memicu reaksi berbahaya,” jelas dokter. Asetaldehida yang menumpuk dapat menimbulkan detak jantung tidak teratur, kejang pada saluran pernapasan, serta gangguan pada sistem pernapasan dan sirkulasi. Dalam kondisi ekstrem, hal ini dapat berujung pada kegagalan organ.
Walaupun banyak orang mengira kombinasi durian dan alkohol hanya menyebabkan efek panas, para ahli menegaskan bahwa dasar medisnya jelas dan tidak boleh dianggap sepele. Dokter menyarankan agar masyarakat menghindari konsumsi alkohol setidaknya 24 jam sebelum dan sesudah makan durian. Rekomendasi ini mencakup semua jenis minuman beralkohol, seperti bir, anggur, serta produk lain yang mengandung alkohol, termasuk beberapa obat dan bahan masakan.
Orang dengan kondisi hati lemah atau riwayat alergi dianjurkan memberi jeda lebih lama, bahkan hingga tiga hari, agar fungsi metabolisme hati kembali normal dan risiko tidak diinginkan dapat diminimalkan.
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat. Kombinasi durian dan alkohol dapat memicu reaksi berbahaya yang berpotensi fatal, terutama bila tidak diikuti dengan waktu jeda yang cukup. Masyarakat disarankan untuk selalu memperhatikan waktu konsumsi dan kondisi kesehatan pribadi sebelum menikmati kombinasi makanan dan minuman beralkohol.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
