Elon Musk Luncurkan Terafab, Fasilitas Chip Terbesar Dunia
Gambar atau konten salah?
Elon Musk baru saja mengumumkan proyek ambisius terbarunya: fasilitas manufaktur chip terbesar di dunia yang dinamai Terafab. Proyek ini melibatkan tiga perusahaan milik Musk sekaligus, yaitu SpaceX, Tesla, dan xAI.
Pengumuman ini disiarkan lewat livestream di platform X. Di sana, Musk menegaskan bahwa Terafab merupakan langkah berikutnya menuju pemanfaatan sinar matahari dan penciptaan peradaban galaksi. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada mitra seperti Samsung, TSMC, dan Micron, namun ia menekankan bahwa kapasitas produsen chip saat ini hanya memenuhi sekitar 2 % dari kebutuhan Tesla dan SpaceX.
"Kita harus membangun Terafab atau kita tidak akan memiliki chip, dan kita membutuhkan chip, jadi kita akan membangun Terafab," kata Musk, Rabu (25 Maret 2026).
Proyek ini diperkirakan akan memakan biaya sekitar USD 20 miliar. Rencana pertama adalah pembangunan Advanced Technology Fab di Austin, Texas, tempat Tesla bermarkas. Tujuan utama Terafab adalah menghasilkan daya komputasi hingga 200 terawatt per tahun untuk memenuhi permintaan chip yang terus meningkat dari ketiga perusahaan tersebut.
Musk menjelaskan bahwa ada dua jenis chip yang akan diproduksi di Terafab. Chip pertama ditujukan untuk keperluan di Bumi, seperti chip yang mengotak sistem Full Self-Driving di mobil Tesla atau robot Optimus. Chip kedua dirancang lebih bertenaga dan tahan lama, cocok untuk penggunaan di luar angkasa. Chip ini kemungkinan akan memfasilitasi pusat data luar angkasa yang diimpikan Musk.
Beberapa waktu yang lalu, Musk mengajukan permohonan kepada Federal Communications Commission untuk meluncurkan satu juta satelit guna membangun pusat data orbital.
Dengan skala dan ambisi yang luar biasa, Terafab menandai langkah penting bagi Musk dalam menggabungkan teknologi chip, mobilitas listrik, dan eksplorasi antariksa. Proyek ini menunggu fase pembangunan dan operasional yang masih belum ditetapkan, namun potensi dampaknya terhadap industri teknologi dan antariksa sudah jelas terlihat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
