Emas Antam Turun Rp32.000/Gram, Buyback dan Pajak Terdampak
Gambar atau konten salah?
Emas Antam kembali menurunkan harga pada perdagangan hari Sabtu, 6 Juni 2026. Harga 24 karat turun Rp 32.000 per gram, sehingga menjadi Rp 2.738.000 per gram.
Menurut situs Logam Mulia Antam, satuan harga terkecil, yakni 0,5 gram, berada di Rp 1.419.000. Sementara 10 gram dijual dengan harga Rp 26.875.000. Untuk ukuran terbesar, 1.000 gram atau 1 kg, harganya Rp 2.678.600.000.
Jika dilihat dalam satu minggu terakhir, harga emas Antam berada di rentang Rp 2.799.000‑2.738.000 per gram. Dalam satu bulan terakhir, rentang tersebut tetap sama, yakni Rp 2.790.000‑2.738.000 per gram.
Buyback, yaitu harga yang dibayar Antam jika Anda ingin menjual emas, turun signifikan. Harga buyback menurun Rp 52.000 per gram, sehingga menjadi Rp 2.531.000 per gram.
Menurut Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan Pasal 22 sebesar 1,5 %. Pajak ini dipotong langsung dari total nilai transaksi pada saat pelaksanaan buyback.
- 0,5 gram: Rp 1.419.000
- 1 gram: Rp 2.738.000
- 2 gram: Rp 5.416.000
- 3 gram: Rp 8.099.000
- 5 gram: Rp 13.465.000
- 10 gram: Rp 26.875.000
- 25 gram: Rp 67.062.000
- 50 gram: Rp 134.045.000
- 100 gram: Rp 268.012.000
- 250 gram: Rp 669.765.000
- 500 gram: Rp 1.339.320.000
- 1.000 gram: Rp 2.678.600.000
Rincian harga ini mencerminkan kondisi pasar emas hari ini, di mana penurunan harga berlanjut pada semua ukuran. Buyback yang lebih rendah dan potongan pajak menambah kompleksitas bagi para penjual emas. Dengan demikian, pelaku pasar perlu memperhatikan perubahan harga dan regulasi pajak saat memutuskan jual beli.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
