Emosi Jalan, Sopir Calya Rusak Mobil MINI Rp50 Juta
Gambar atau konten salah?
Seorang pengemudi Toyota Calya berinisial GV diamankan polisi setelah merusak mobil MINI Countryman di kawasan Sunter. Kerugian yang diderita pemilik MINI diperkirakan mencapai Rp 50 juta.
Kejadian bermula saat GV meminta sopir MINI untuk turun dari mobil. Permintaan itu tidak diindahkan. GV kemudian membengkokkan wiper dan mencoba mematahkan kaca spion kanan. Tidak berhenti di situ, ia juga berusaha memecahkan kaca depan mobil menggunakan cover spion yang sudah lepas. Beruntung, kaca tidak pecah.
Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya memburu GV setelah aksi tersebut. Pelaku ditangkap di sebuah SPBU di kawasan Kramat Raya, Kwitang, pada Kamis 09 Juli 2026.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif tindakan pelaku murni karena emosi sesaat di jalan raya. Tersangka mengaku kesal karena merasa tidak diberi jalan oleh korban," demikian pernyataan di akun Instagram resmob_pmj.
GV mengaku kesal karena merasa tidak mendapat prioritas jalan. Ia kemudian menghadang mobil MINI dan menuduh korban menabrak mobil yang dikemudikannya. Kerusakan pada mobil korban cukup serius. Taksiran kerugian mencapai Rp 50 juta.
"Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 521 KUHP undang undang nomor satu tahun 2023 tentang pengerusakan dengan ancaman pidana 2 tahun 6 bulan penjara," tulis keterangan resmi.
Insiden ini dipicu masalah sepele: soal diberi atau tidak diberi jalan. Tapi reaksi sopir Calya di luar nalar. Ia melakukan aksi anarkis dengan merusak spion, mematahkan wiper, hingga mencoba memecahkan kaca depan.
Pakar keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, memberikan pandangannya pada Jumat, 10 Juli 2026. "Sudah banyak pengemudi yang nggak paham arti berkendara. Ada yang niatnya asal sampai, ada yang males-malesan, ada yang fokus dan ada yang bermasalah dan cari pelampiasan lawan di jalan," ujarnya.
"Yang terakhir ini nggak bisa ditebak karena nggak terlihat dan ada di dalam kabin, mereka mulai beraksi ketika sudah terdistraksi dan itu dimulai dari bermacam-macam kondisi yang tidak berkenan di dirinya," sambung Sony.
Insiden ini menunjukkan bahwa emosi sesaat di jalan bisa berakibat fatal. Pelaku terancam hukuman penjara lebih dari dua tahun hanya karena masalah memberi jalan. Kerugian materiil korban mencapai puluhan juta rupiah, sementara pelaku harus berurusan dengan hukum.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
B50 Lebih Unggul dari B40, Filter 40.000 Km Tak Ganti
Pengemudi Calya Rusak Mobil Mini Countryman
Pemerintah Siap Uji Coba Lagi Sistem Tol Tanpa Berhenti
Penjualan Motor Juni 2026 Naik 7,5%, Tembus 515 Ribu Unit
Toyota Aqua GR Sport Meluncur, Jadi Varian Termahal Hatchback Hybrid
BYD Rilis Harga Terbaru 7 Model di Indonesia, Mulai Rp 199 Juta
