Empat Kabupaten Sumsel Siaga Karhutla Menangani Risiko Kebakaran
Gambar atau konten salah?
Empat kabupaten di Sumatera Selatan kini telah menandai langkah kesiapsiagaan terhadap kebakaran hutan dan lahan, atau siaga karhutla. Kabupaten Muara Enim baru saja menambahkan status ini setelah tiga kabupaten sebelumnya, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, dan Musi Banyuasin, mengangkatnya. Penetapan ini menandai upaya pemerintah daerah untuk menanggapi potensi kebakaran di musim kemarau.
"Muara Enim telah menetapkan siaga karhutla, kini sudah ada 4 kabupaten yang telah menaikkan status. Kesiapsiagaan karhutla juga telah ditetapkan di tingkat provinsi," kata Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman, Kamis (30 April 2026).
Status siaga di Muara Enim berlaku mulai 1 Mei 2026 sampai 31 Agustus 2026. Di Ogan Komering Ilir, periode tersebut dimulai pada 14 April 2026 dan berakhir pada 31 Desember 2026. Ogan Ilir memulai pada 6 April 2026 hingga 30 November 2026, sementara Musi Banyuasin mulai 23 April 2026 sampai 30 November 2026. Di tingkat provinsi, status siaga berlaku dari 22 April 2026 hingga 30 November 2026.
Penetapan status ini didorong oleh peningkatan risiko karhutla pada musim kemarau mendatang, ujar Sudirman. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah memperkuat upaya pencegahan, termasuk patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, dan pengecekan peralatan serta perlengkapan pemadaman.
"Penetapan status siaga ini diambil sebagai upaya antisipatif agar kejadian karhutla tidak meluas seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, koordinasi dengan pihak terkait seperti BPBD, TNI, Polri, dan Manggala Agni juga diperkuat," tambah Sudirman.
"Kita juga terus mendorong pemda lain untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama wilayah yang rawan karhutla," tambahnya.
Dengan empat kabupaten yang mengangkat status siaga karhutla, Sumsel menunjukkan komitmen kuat dalam mengelola risiko kebakaran. Koordinasi lintas lembaga dan upaya pencegahan yang intensif menandai langkah proaktif pemerintah daerah untuk melindungi hutan, lahan, dan masyarakat dari potensi kebakaran di musim kemarau.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen