Fajar Alfian Jadi Kapten Tim Indonesia Thomas Cup 2026
Gambar atau konten salah?
Fajar Alfian telah dipilih sebagai kapten tim Indonesia untuk Thomas Cup 2026. Ia menggelitik tentang kemenangan atas Jonatan Christie ketika diumumkan.
PBSI mengumumkan kapten untuk Thomas dan Uber Cup 2026. Fajar menjadi komandan tim putra, sementara Putri Kusuma Wardani memimpin tim beregu putri.
Untuk Fajar, ini sudah kalinya kedua menjadi kapten. Pada edisi Thomas Cup sebelumnya, ia juga memegang jabatan tersebut.
“Ya awalnya itu ditunjuk voting ya, voting dari ada grup di WhatsApp. Kami (atlet) voting semua,” ujar Fajar Alfian di Pelatnas PBSI, Cipayung, Rabu (15 April 2026).
Ia menambahkan, “Dan kemarin juga ramai tuh votingnya antara saya dan Jonathan [Christie], tapi saya menang satu poin,” sambil tertawa.
Ketika ditanya siapa yang memilihnya, Fajar mengaku tidak tahu. “Ya enggak tahu itu,” jawabnya.
Walaupun sudah kedua kali, ia tetap bangga. “Ya, jadi kapten pasti suatu kebanggaan ya, dipercaya juga sama tim, sama teman-teman. Dan juga, ya ini bukan pertama kali juga saya jadi kapten, dua tahun lalu juga sempat terjadi,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman ini dapat menambah semangat bagi rekan-rekannya. “Semoga pengalaman ini, pengalaman saya ikut Thomas Cup yang sudah ke-5 kali, semoga bisa menambah semangat buat teman-teman dan juga bisa menularkan aura positif bagi tim,” harapannya.
Dengan kemenangan All England 2023 dan 2024, Fajar Alfian kini menapaki peran baru sebagai kapten, membawa harapan dan semangat positif bagi tim Indonesia di kompetisi internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dua Wakil Indonesia Tersingkir di 16 Besar Japan Open
Setahun Berpartner, Fajar/Fikri Kembali ke Japan Open
Alwi Farhan Bangkit, Kalahkan Lanier di Japan Open
Lima Wakil Indonesia Bertanding di Japan Open 2026
Putri Kusuma Tak Khawatir Tanpa An Se Young
Fajar/Fikri Kalahkan Popov Bersaudara di Japan Open
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
