Festival Durian Melaka: Makan Sepuasnya Rp44 Ribu
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Negara Bagian Melaka, Malaysia, menggelar festival durian dengan penawaran menarik. Akhir pekan ini, pengunjung bisa menikmati aneka durian premium sepuasnya dengan harga mulai Rp44 ribu saja.
Malaysia dikenal sebagai salah satu negara penghasil durian unggulan. Varietas seperti Musang King, D24, hingga Black Thorn tumbuh subur di sana. Setiap jenis punya cita rasa dan karakteristik unik. Musang King, misalnya, punya daging buah lembut dan creamy, rasa manis legit dengan sedikit pahit. Black Thorn punya daging tebal, manis legit creamy, dan sedikit jejak rasa pahit alkohol di akhir.
Karena reputasi itu, Malaysia sering mengadakan festival durian. Yang terbaru, Festival Durian Melaka 2026 digelar di Duta Riang Villa, Selandar, pada Minggu, 05 Juli 2026. Acara ini berlangsung saat panen durian melimpah di beberapa wilayah penghasil utama Malaysia. Kelebihan pasokan membuat harga berbagai varietas durian turun drastis.
Alih-alih membiarkan hasil panen terbuang, pemerintah setempat memutuskan mengadakan festival. Tujuannya menarik lebih banyak wisatawan ke Melaka dan membuka peluang pemasaran bagi petani durian lokal. Festival ini juga ingin memastikan masyarakat lokal dan mancanegara bisa menikmati produk unggulan dengan harga terjangkau.
Penawaran utamanya adalah paket all you can eat (AYCE) durian premium. Dua ribu pengunjung pertama hanya perlu membayar RM10 atau sekitar Rp44.200 untuk makan durian sepuasnya. Harga awal sebenarnya RM25 (Rp110.501) untuk penduduk lokal negara bagian dan RM50 (Rp221.002) untuk pengunjung dari luar negara bagian. Namun, Menteri Melaka AB Rauf Yusoh menyetujui subsidi RM15 (Rp66.300) untuk 2.000 pengunjung pertama. Ini bagian dari inisiatif pemerintah merayakan panen durian bersama masyarakat.
Muhamad Akmal Saleh, ketua Komite Pembangunan Pedesaan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan Negara Bagian, mengatakan kepada The Star, "Ab Rauf ingin memanjakan masyarakat dengan durian premium dan merayakan musim ini bersama mereka."
Setelah kuota 2.000 pengunjung pertama terpenuhi, pengunjung berikutnya harus membayar harga asli RM25 (Rp110.501) per orang. Dengan biaya itu, mereka bisa datang ke kebun buah dan menikmati durian sepuasnya. Varietas yang tersedia termasuk Musang King dan Black Thorn.
Saat ini Malaysia mengalami gelombang 'tsunami durian'. Pasokan berlebihan membuat harga durian turun. Menurut laporan media lokal, akhir bulan lalu harga Musang King turun 90%, menjadi hanya RM9 (Rp39.780) per kilogram. Varietas populer lain seperti durian 101 dan Red Prawn dijual dengan harga rendah, RM2 (Rp8.840) per buah. Durian lokal biasa jauh lebih murah, hanya RM0,50 (Rp2.210) per buah.
Namun, pelaku industri mengatakan penurunan harga sebagian besar memengaruhi buah berkualitas rendah dan berukuran kecil yang tidak memenuhi standar ekspor. Meskipun kelebihan pasokan di pasar, Muhammad Akmal mengungkap harga eceran durian premium seperti Musang King masih sekitar RM25 (Rp110.501) hingga RM35 (Rp154.701) per kilogram. "Sedangkan Black Thorn hampir mencapai RM40 (Rp176.801) per kilogram," lanjutnya.
Festival ini menunjukkan bagaimana pemerintah daerah merespons kelebihan pasokan dengan cara yang menguntungkan petani dan konsumen. Subsidi untuk pengunjung awal menjadi strategi untuk menarik perhatian dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Melaka.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
