Mobil Terparkir Berbulan-Bulan di Trotoar Bandung, Dishub Selidiki
Gambar atau konten salah?
Sebuah mobil Nissan Grand Livina berwarna silver yang sudah berbulan-bulan terparkir di Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung, kini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kendaraan itu terparkir di antara trotoar yang merupakan akses masuk ke sebuah lahan kosong yang sudah ditutup seng berwarna hijau, kuning, dan biru. Lokasinya tidak jauh dari kampus Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu, 5 Juli 2026, mobil tersebut terparkir di arah dari Gedung Sate menuju Ujungberung. Kondisinya sudah memprihatinkan. Debu tebal menutupi bodi mobil karena sudah lama tidak dirawat. Ban-ban terlihat kempis. Kaca mobil juga tampak kusam.
Dinas Perhubungan Kota Bandung merespons keberadaan mobil ini. Kepala Seksi Ketertiban Transportasi pada Bidang Pengendalian dan Ketertiban (Dalops) Dishub Kota Bandung, Ulloh Abdulloh, mengatakan pihaknya akan menelusuri terlebih dahulu siapa pemilik kendaraan tersebut sebelum memberikan tindakan.
"Nanti kami telusuri dulu siapa pemiliknya, kami akan koordinasi dengan kewilayahan," kata Ulloh pada Minggu, 5 Juli 2026.
Ulloh menegaskan bahwa sesuai regulasi, tidak boleh ada kendaraan yang diparkir sembarangan di trotoar maupun bahu jalan. Namun, penindakan tidak bisa dilakukan secara langsung tanpa mengetahui pemiliknya terlebih dahulu.
"Kalau mobil yang ditinggalkan kan kita harus cari dulu pemiliknya, jangan-jangan mobil tersebut yang punyanya rumahnya di gang. Tapi yang jelas si mobil teh enggak boleh parkir begitu," ungkapnya.
Ia menjelaskan dampak dari parkir sembarangan di trotoar dan bahu jalan. "Kalau di trotoar, ya jelas mengganggu pejalan kaki. Kalau di bahu jalan, ya mengganggu aktivitas lalu lintas menjadi macet. Nanti kami telusuri dulu supaya tahap penindakannya bagaimana," pungkasnya.
Seorang warga sekitar bernama Hendra mengatakan mobil tersebut sudah terparkir berbulan-bulan tanpa diperhatikan pemiliknya. Ia mengaku sering melihat mobil itu berpindah-pindah posisi.
"Udah berbulan-bulan itu mah, a. Kadang di sini parkirnya, kadang di sana. Pidah-pindah terus posisinya," kata Hendra.
Hendra mengaku tidak tahu siapa pemilik mobil Nissan Grand Livina itu. Namun menurutnya, kendaraan tersebut seharusnya bisa ditertibkan karena mengganggu kenyamanan, terutama bagi pejalan kaki.
"Ya gitu deh, a. Makanya kalau punya mobil, garasinya juga harus disiapin. Lihat sekarang, kayaknya mah itu mogok mobilnya, tapi yang punya bingung mau disimpan di mana," ucapnya.
"Kalau saya pribadi sih mending ada yang nertibin. Ganggu banget pastinya sama yang jalan kaki, apalagi sampe nutup trotoar begitu mobilnya juga," pungkasnya.
Mobil yang terparkir berbulan-bulan di trotoar ini menunjukkan masalah klasik di kota besar: keterbatasan tempat parkir dan kurangnya kesadaran pemilik kendaraan. Dishub Kota Bandung masih dalam tahap penelusuran pemilik mobil sebelum bisa melakukan penindakan lebih lanjut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
