Garuda Scholarship Dibuka: Pendaftaran 25 Mei-25 Juni
Gambar atau konten salah?
Garuda Scholarship gelombang kedua akan segera dibuka. Pendaftaran dapat dilakukan mulai 25 Mei 2026 hingga 25 Juni 2026. Program ini merupakan bagian dari ekosistem Sekolah Garuda yang bertujuan membantu siswa yang ingin melanjutkan studi di luar negeri.
Program ini menargetkan mahasiswa yang berminat di bidang kesehatan, ketahanan pangan, maritim, material & manufaktur maju, energi, pertahanan, digitalisasi, hilirisasi industri, bisnis & ekonomi, serta hukum & kebijakan publik. Dengan memilih salah satu dari bidang tersebut, calon mahasiswa dapat mengarahkan fokus studi mereka sesuai minat dan kebutuhan nasional.
Beasiswa Garuda memberikan bantuan penuh, mulai dari biaya SPP, pendaftaran, tunjangan buku, transportasi, aplikasi visa, asuransi kesehatan, biaya kedatangan, biaya hidup bulanan, hingga dana darurat. Semua biaya ini dirancang agar mahasiswa tidak terbebani secara finansial selama studi di luar negeri.
Untuk dapat mendaftar, calon mahasiswa harus memenuhi beberapa syarat umum. Pertama, harus warga negara Indonesia. Kedua, harus menempuh kelas 12 SMA atau sederajat. Ketiga, bagi yang menargetkan kampus luar negeri, skor bahasa Inggris minimal IELTS 6,5, TOEFL‑IBT 80, atau PTE 58 diperlukan. Jika negara tujuan mengharuskan sertifikat bahasa lain, sertifikat resmi tersebut harus diakui PBB.
Calon mahasiswa yang memilih kampus dalam negeri atau program double degree harus memiliki skor bahasa Inggris minimal IELTS 6,0, TOEFL‑IBT 61, atau PTE 50. Selain itu, pendaftar disabilitas wajib menyertakan surat keterangan sebagai penyandang disabilitas.
Selanjutnya, semua pendaftar harus melampirkan surat sehat dari rumah sakit. Surat tersebut menunjukkan bahwa calon mahasiswa tidak memiliki kondisi medis yang dapat menghambat studi. Pendaftar juga harus menyetujui surat pernyataan LPDPTidak dan memastikan tidak sedang menerima beasiswa lain yang dibiayai LPDP.
Berikut syarat khusus yang lebih menuntut. Calon mahasiswa harus memiliki prestasi yang dibuktikan sertifikat dalam tiga tahun terakhir. Hasil tes IQ dengan skor minimal 110 juga harus dilampirkan. Jika belum memiliki sertifikat Scholastic Assessment Test dengan skor minimal 1.170, pendaftar dapat mengikuti tes bakat skolastik.
Untuk membuktikan kondisi ekonomi tidak mampu, pendaftar harus melampirkan dokumen bukti seperti keterangan penerima PKH, pemilik KKS/KIP/KJP/KIS, slip gaji orang tua selama tiga bulan terakhir, dan bukti pembayaran atau pembelian token listrik selama tiga bulan terakhir.
Aturan pendaftaran Garuda Scholarship S1 gelombang kedua menuntut setiap pendaftar memilih dua tema prioritas dari sepuluh tema berikut: kesehatan, ketahanan pangan, pertahanan, digitalisasi, hilirisasi industri, material & manufaktur maju, maritim, energi, bisnis & ekonomi, serta hukum & kebijakan publik. Selain itu, pendaftar dapat memilih tiga perguruan tinggi dengan ketentuan: satu di Amerika/Kanada, satu di Eropa, satu di Australia, satu di Asia, dan dua di dalam negeri untuk program joint degree atau double degree.
Berikut jadwal lengkap program: Pendaftaran dimulai 25 Mei 2026 dan berakhir 25 Juni 2026. Seleksi administrasi berlangsung 25 Juni 2026 hingga 10 Juli 2026. Tes bakat skolastik dijadwalkan 25 Juli 2026 hingga 30 Juli 2026. Pengumuman hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 5 Agustus 2026.
Semua pendaftaran dapat dilakukan melalui laman resmi beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id. Pastikan semua dokumen lengkap dan sesuai persyaratan agar proses seleksi berjalan lancar.
Garuda Scholarship memberi peluang bagi mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri tanpa beban biaya. Dengan persyaratan yang jelas dan dukungan finansial penuh, program ini menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
