Gateway Wamena, Telkom Satelit Tingkatkan Konektivitas

Nita W. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 75 dibaca
Bisik.id
Gateway Wamena, Telkom Satelit Tingkatkan Konektivitas

Gambar atau konten salah?

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan PT Telkom Satelit Indonesia secara resmi memelihara Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Inisiatif ini menandai langkah strategis TelkomGroup untuk memperluas infrastruktur digital ke wilayah dengan kondisi geografis yang menantang di Indonesia bagian timur.

Pengumuman tersebut disampaikan pada hari Senin, 11 Mei 2026, di mana Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo hadir bersama Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Plt CEO Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Mereka menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program kerja prioritas nasional untuk membangun infrastruktur digital yang inklusif hingga wilayah paling timur Indonesia.

Dalam keterangan tertulis, Angga Raka Prabowo menulis, "Konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan. Di sinilah Community Gateway Wamena berperan penting, mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis, mengubah wilayah untuk siap tumbuh dan siap mengambil bagian dalam ekonomi digital nasional," ujar Angga, dalam keterangan tertulis, Senin (11/5/2026). Ia menambahkan bahwa tujuan jangka panjang adalah memastikan infrastruktur ini “hidup dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, terutama di wilayah Papua Pegunungan.”

Community Gateway Wamena berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas di Papua Pegunungan. Dengan menggunakan teknologi satelit, infrastruktur ini mengatasi keterbatasan jaringan terestrial, meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan, sekaligus menjadi fondasi bagi pengembangan ekonomi digital dan layanan publik di daerah tersebut.

Berbeda dengan Community Gateway Merauke yang dibangun sebagai backup link untuk menjaga layanan saat jaringan terestrial terganggu, Community Gateway Wamena dirancang sebagai main link atau tulang punggung utama konektivitas. Pendekatan ini tidak sekadar mitigasi risiko, melainkan penguatan kapasitas inti dan peningkatan kualitas layanan.

Menurut Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, wilayah Wamena dan sekitarnya memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan. Ia menegaskan bahwa “konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Dari pusat hingga ke wilayah pegunungan Papua, kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital.”

Dengan kapasitas yang dapat ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai potensi maksimal 40 Gbps, Community Gateway Wamena menawarkan performa lebih stabil, latensi terkendali, dan kemampuan mendukung trafik yang terus tumbuh. Selain itu, infrastruktur ini didesain sebagai open access platform, sehingga dapat dimanfaatkan oleh operator, ISP lokal, maupun institusi lain, menciptakan ekosistem konektivitas yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa kehadiran Community Gateway Wamena sebagai main link akan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas layanan komunikasi di wilayah Papua Pegunungan sehingga dapat membuka akses ekonomi digital bagi masyarakat, mendukung layanan publik, pendidikan, dan kesehatan, serta memperkuat fondasi transformasi digital Indonesia secara menyeluruh,” kata Dian.

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, dibawakan oleh Dr. Velix Wanggai, menyatakan bahwa kehadiran Community Gateway Wamena menjadi tonggak pembangunan besar di wilayah pegunungan Papua. Ia menilai solusi konektivitas satelit Telkom dan Telkomsat sebagai langkah nyata untuk menyentuh masyarakat di daerah tersebut dan menciptakan kemajuan serta masa depan yang cemerlang.

Hingga saat ini, kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi yang sudah tinggi. Acara ini disaksikan oleh Direktur Wholesale and International Service Budi Satria Dharma Purba, serta secara virtual dari Wamena oleh Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Dr. Velix Wanggai, Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol, Direktur Network Telkom Nanang Hendarno, dan Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan. (akd/ega)

Inisiatif ini menandai langkah konkret TelkomGroup dalam memperkuat jaringan nasional melalui jalur satelit yang andal dan adaptif. Dengan kapasitas yang terus ditingkatkan dan akses terbuka, Community Gateway Wamena diharapkan membuka peluang ekonomi digital, mendukung layanan publik, pendidikan, dan kesehatan, serta memperkuat transformasi digital di wilayah Papua Pegunungan dan sekitarnya.

Telkom GroupCommunity Gateway WamenaPapua PegununganKonektivitas SatelitInfrastruktur DigitalKapasitas 40 GbpsEkosistem Open Access

Komentar

Memuat komentar...