Ginting Kalah 32 Besar Thailand Open 2026, Lawan Shi Yu Qi
Gambar atau konten salah?
Anthony Sinisuka Ginting, atlet bulu tangkis asal Cimahi, terhenti di babak 32 besar Thailand Open 2026. Turnamen ini diadakan di Bangkok, dan Ginting harus menghadapi pemain top 20 dunia. Ia belum mampu menaklukkan lawan berkelas tinggi.
Ia kalah dari unggulan pertama China, Shi Yu Qi, dengan skor 12‑21, 17‑21. Pertandingan berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026. Ginting mengakui kesulitan menghadapi lawan tersebut.
“Pertama-tama tetap mengucap syukur. Memang bukan lawan yang mudah juga hari ini, langsung ketemu Shi Yu Qi cuma tadi memang persiapannya, strateginya, kondisinya sudah didiskusikan dengan pelatih,” kata Ginting melalui PBSI.
Ginting mengakui kurang tanggap ketika Shi Yu Qi mengubah pola permainannya. Itu membuatnya jadi tertinggal. “Di gim pertama saya kurang bisa mengeluarkan permainan dengan baik, masuk gim kedua sudah coba dan lumayan bisa unggul beberapa poin. Tapi ketika lawan mengubah strategi permainannya saya kurang cepat, kurang tepat buat mengantisipasi dan mengatasinya,” ujar atlet kelahiran Cimahi, 29 tahun silam ini.
Setelah hampir setahun kembali ke lapangan, Ginting belum menunjukkan konsistensi penuh. Ia masih berjuang untuk menyesuaikan diri dengan level kompetisi internasional.
Pencapaian terbaiknya menembus semifinal di turnamen Super 300 Swiss Open 2026.
Ginting menekankan perlunya peningkatan cepat dalam mengatasi perubahan strategi lawan. Ia berharap dapat kembali ke performa semula.
Ginting masih menghadapi tantangan menghadapi pemain top 20, namun ia bertekad memperbaiki responsnya di lapangan. Dengan pengalaman dan tekad, ia berusaha kembali bersaing di level tertinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dua Wakil Indonesia Tersingkir di 16 Besar Japan Open
Setahun Berpartner, Fajar/Fikri Kembali ke Japan Open
Alwi Farhan Bangkit, Kalahkan Lanier di Japan Open
Lima Wakil Indonesia Bertanding di Japan Open 2026
Putri Kusuma Tak Khawatir Tanpa An Se Young
Fajar/Fikri Kalahkan Popov Bersaudara di Japan Open
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
