Gol Merino Bawa Spanyol ke Semifinal Piala Dunia
Gambar atau konten salah?
Spanyol berhasil merebut tiket semifinal Piala Dunia 2026 dengan cara yang menegangkan. Mereka menaklukkan Belgia 2-1 berkat gol dramatis Mikel Merino di menit-menit akhir waktu normal. Pertandingan yang berlangsung di Inglewood ini menyajikan perlawanan sengit antara dua tim Eropa.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Spanyol langsung mengambil kendali permainan. Mereka menekan Belgia dan hampir tidak memberi ruang bagi lawan untuk mengembangkan serangan. Namun, dominasi penguasaan bola tidak serta-merta menghasilkan peluang emas. Butuh waktu hingga menit ke-21 bagi Spanyol untuk mencatatkan percobaan pertama, saat Lamine Yamal melepaskan tembakan melengkung dari jarak 20 yard yang masih melebar.
Gol yang ditunggu akhirnya tiba pada menit ke-30. Fabian Ruiz menjadi pencetak gol pertama. Serangan Spanyol dibangun dari sisi kanan melalui Pedro Porro yang memberikan umpan tarik ke depan gawang. Dani Olmo sempat menyambar bola, namun tendangannya masih bisa ditepis kiper Belgia, Thibaut Courtois. Bola muntah langsung disambar Ruiz untuk membawa Spanyol unggul 1-0.
Keunggulan itu hampir bertambah lima menit berselang. Yamal melepaskan tendangan bebas yang memaksa Courtois jatuh dan menepis bola dengan kedua tangannya. Pada menit ke-40, Yamal kembali memiliki peluang, tetapi tembakannya lagi-lagi melenceng.
Belgia tidak tinggal diam. Mereka menyamakan kedudukan pada menit ke-41 melalui peluang on goal pertama mereka. Serangan Belgia dari sisi kiri tidak mampu dihentikan lini belakang Spanyol. Timothy Castagne melepaskan umpan ke depan gawang. Charles De Ketelaere memenangkan duel udara melawan Pau Cubarsi dan menyundul bola ke tiang jauh. Untuk pertama kalinya, kiper Spanyol Unai Simon harus memungut bola dari gawangnya sendiri. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pola permainan tidak banyak berubah. Spanyol masih mendominasi, tetapi Belgia mulai berani keluar menekan. Yamal kembali mengancam pada menit ke-52 lewat tembakan first time yang belum mengarah ke sasaran. Dua menit kemudian, giliran Maxim De Cuyper yang membahayakan gawang Spanyol. Ia muncul dari belakang di tiang jauh dan melepaskan tembakan, meski hanya menyasar sisi gawang.
Pada menit ke-61, Yamal kembali merepotkan pertahanan Belgia. Tembakannya ke tiang jauh masih bisa dibendung Courtois. Kevin De Bruyne nyaris mencetak gol pada menit ke-62 setelah merebut bola hasil sapuan yang kurang sempurna dari pemain Spanyol. Namun, tembakannya tepat mengarah ke pelukan Simon. Semenit berselang, gawang Belgia kembali terancam saat Mikel Oyarzabal melepaskan tembakan dari sudut sempit yang masih bisa diadang Courtois.
Sayangnya, Courtois harus ditarik keluar pada menit ke-71 karena cedera setelah menggagalkan peluang tersebut. Ia digantikan oleh Senne Lammens. Spanyol merespons dengan memasukkan Nico Williams dan Mikel Merino untuk memperkuat lini serang di sisa 10 menit pertandingan. Pada menit ke-84, De Bruyne mendapatkan peluang terbuka dari jarak jauh. Tendangannya berhasil dihalau oleh Rodri.
Kemudian, momen yang menentukan datang pada menit ke-88. Merino, pemain Arsenal yang masuk sebagai pemain pengganti, kembali menjadi pahlawan. Pau Cubarsi melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Lammens tidak bisa menepis bola dengan sempurna. Bola muntah dengan cepat disambar Merino dan bersarang di gawang Belgia. Spanyol unggul 2-1.
Belgia berusaha keras menyerang di sisa waktu tujuh menit injury time. Namun, segala upaya mereka tidak membuahkan hasil. Spanyol mempertahankan keunggulan dan memastikan tempat di semifinal.
Berikut susunan pemain kedua tim:
- Spanyol: Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Fabian Ruiz (Pedri 55'); Lamine Yamal, Dani Olmo (Mikel Merino 86'), Alex Baena (Ferran Torres 55'); Mikel Oyarzabal (Nico Williams 79').
- Belgia: Thibaut Courtois (Senne Lammens 71'); Timothy Castagne, Nathan Ngoy, Brandon Mechele, Maxim De Cuyper (Joaquin Seys 18'); Hans Vanaken (Romelu Lukaku 60'), Nicolas Raskin; Leandro Trossard (Axel Witsel 60'), Kevin De Bruyne, Jeremy Doku; Charles De Ketelaere.
Kemenangan ini menunjukkan ketangguhan mental Spanyol. Mereka tidak hanya mengandalkan penguasaan bola, tetapi juga mampu memanfaatkan momen krusial di akhir pertandingan. Belgia, meski tampil lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik, hampir saja memaksakan perpanjangan waktu. Namun, kegagalan kiper pengganti dalam mengamankan bola rebound menjadi titik balik yang menentukan nasib mereka di turnamen ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Spanyol ke Semifinal, Kalahkan Belgia 2-1 lewat Gol Merino
Spanyol ke Semifinal Piala Dunia, Hadapi Prancis
Spanyol Vs Belgia Imbang 1-1 di Babak Pertama
Michael Edwards Mundur dari FSG, 25 Klub Gagal Dibeli
Haaland: Beban Menang Lebih Besar di Pundak Inggris
Spanyol Vs Belgia: Final Palsu Piala Dunia 2026
Berita Terbaru
99.763 Warga Jepang Berusia 100 Tahun, Ini Makanan Sehatnya
Spanyol ke Semifinal, Kalahkan Belgia 2-1 lewat Gol Merino
Menhaj Peringatkan Petugas Haji: Tak Ada Toleransi untuk Korupsi
11 Juli 2026 Bertepatan 26 Muharram 1448 H
Bupati Sukoharjo Diciduk KPK, Sembilan Orang Diamankan
Mbappé Kini Jatuh Hati pada Jamon Ibérico
Spanyol ke Semifinal Piala Dunia, Hadapi Prancis
B50 Hemat Devisa Rp170 Triliun, Impor Solar Berakhir
Gol Merino Bawa Spanyol ke Semifinal Piala Dunia