Golkar Sulsel Gelar Musda 18 Juli 2026
Gambar atau konten salah?
Partai Golkar telah menetapkan tanggal pasti untuk Musyawarah Daerah (Musda) XI tingkat Sulawesi Selatan. Acara ini akan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Hotel Claro, Makassar. Keputusan ini tertuang dalam surat DPP Golkar nomor B-150/DPP/GOLKAR/VII/2026.
Armin Mustamin Toputiri, Koordinator Steering Committee Musda XI DPD I Golkar Sulsel, membenarkan jadwal tersebut. "Iya sudah fiks 18 Juli musda sesuai surat DPP," katanya. Ia menambahkan bahwa panitia pelaksana (OC) sedang menyelesaikan persiapan teknis di lokasi acara. Namun, waktu pembukaan musda masih bisa berubah. "Tentang waktu pembukaan musda masih menyesuaikan jam kedatangan Ketua Umum Bahlil tiba dari luar negeri," jelas Armin.
Sebelum musda digelar, ada tahapan penting lain. Rabu, 8 Juli 2026, menjadi hari di mana panitia pengarah akan mengumumkan jadwal penjaringan bakal calon ketua. "Saat ini SC sedang merampungkan jadwal penjaringan balon (bakal calon). Insyaallah, Rabu nanti kami umumkan jadwal penjaringan balon," ungkap Armin.
Persaingan menuju kursi ketua DPD I Golkar Sulsel mulai memanas. Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mantan Wali Kota Makassar, menjadi salah satu kandidat kuat. Ia mengantongi diskresi dari Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia. IAS mengklaim surat diskresi ini membantunya mengamankan dukungan dari sebagian besar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II di Sulsel.
"Iya (pertemuan dengan DPD II) alhamdulillah mereka sudah menyatakan dukungan. Artinya mereka mengerti dan mereka tahu bahwa keputusan (diskresi) harus disikapi seperti ini," kata IAS. Ia menargetkan bisa terpilih secara aklamasi dalam musda nanti. Meski begitu, IAS enggan menyebutkan jumlah pasti DPD II yang sudah mendukungnya. "Insyallah mudah-mudahan seperti itu (aklamasi). (Soal jumlah dukungan) Jangan mi disebut," ujarnya.
Informasi yang beredar menyebutkan setidaknya 22 DPD II telah menyatakan dukungan kepada IAS. Jumlah itu termasuk beberapa DPD II yang sebelumnya mendukung Munafri 'Appi' Arifuddin, saingan utama IAS. Kubu Appi sendiri merespons situasi ini dengan tenang. Mereka menilai diskresi dari Bahlil hanya bertujuan membantu IAS memenuhi syarat administratif saat mendaftar sebagai bakal calon.
Proses penjaringan calon akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan. Setelah itu, para kandidat akan bersaing dalam Musda XI yang dijadwalkan pertengahan Juli. Pertarungan antara IAS dan Appi diprediksi akan menjadi sorotan utama dalam agenda partai berlambang pohon beringin itu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Wali Kota Tidore Potong Tunjangan, PPPK Tak Jadi Dirumahkan
Pria Toraja Meninggal Akibat Rabies dari Anjing Peliharaan
Pria Toraja Meninggal Akibat Rabies, Sembunyikan Gigitan Anjing
Panduan Doa Rosario Senin 6 Juli 2026: 5 Peristiwa Gembira
Renungan Harian 6 Juli: Iman Teguh di Tengah Ujian
6 Juli 2026: Hari Zoonosis hingga Kemerdekaan Komoro
Berita Terbaru
Golkar Sulsel Gelar Musda 18 Juli 2026
Truk Pertamina Terbakar di Cianjur, Macet Panjang
80-90 Murid Didiskualifikasi dari SPMB Bandung 2026
Ibu Cegah Truk Bawa Kabur Anak di SPBU Rembang
Motor Rp 15 Jutaan Masih Ada di Juli 2026
Tottenham Pecahkan Rekor, Tonali Resmi Rp 2,4 Triliun
Trump Bantu Cabut Kartu Merah Balogun, Bisa Lawan Belgia
Portugal Vs Spanyol: Dendam Lama di Piala Dunia
PTPN III Ram-pas Entitas dari 69 ke 19