Truk Pertamina Terbakar di Cianjur, Macet Panjang
Gambar atau konten salah?
Kemacetan panjang terjadi di jalur utama Cianjur menuju Sukabumi dan sebaliknya. Penyebabnya, sebuah truk tangki Pertamina yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terbakar di Kecamatan Warungkondang, Cianjur.
Api pertama kali terlihat di bagian belakang truk. Tepatnya dari ban kanan, sekitar pukul 14.30 WIB pada Senin, 6 Juli 2026. Tak lama kemudian, kobaran api membesar dan menjalar ke bagian belakang tangki. Sopir truk langsung menepikan kendaraannya begitu menyadari ada api. Warga di sekitar lokasi berhamburan menyelamatkan diri. Pengendara yang berada di belakang truk juga menghentikan laju kendaraan dan menjauh.
Sejak api membakar truk tersebut, semua kendaraan—mobil, sepeda motor, dan truk—berhenti. Antrean panjang terlihat dari kedua arah. Sepeda motor bahkan memadati dua lajur dalam radius sekitar 50 meter dari lokasi truk BBM.
Polisi segera bertindak. Mereka mengarahkan pengendara, terutama sepeda motor, untuk menggunakan jalur alternatif. Tujuannya jelas: mencegah penumpukan dan antrean yang lebih panjang. Setelah pengalihan arus, penumpukan kendaraan mulai berkurang. Namun, hingga pukul 16.30 WIB, antrean panjang truk dan bus masih tersisa.
Kapolres Cianjur, AKBP A Alexander Yurikho Hadi, menjelaskan situasi di lapangan. "Saat ini petugas masih melakukan penanganan, terutama pendinginan agar tidak ada lagi percikan atau suhu panas yang dapat memicu kembali api. Sehingga untuk kendaraan roda dua dan minibus kita alihkan ke jalur alternatif," ujarnya.
Proses evakuasi belum bisa dilakukan sembarangan. Tim dari Pertamina masih ditunggu. Alasannya, truk tangki itu membawa 24.000 liter BBM. Penanganan khusus sangat diperlukan. "Sekarang masih didinginkan dengan terus disemprot air oleh damkar. Sambil menunggu tim dari Pertamina datang dan mengevakuasi truk tangki. Sehingga jalur utama masih ditutup sementara, dan arus kendaraan kecil dialihkan ke jalur alternatif," kata Alexander.
Bukan hanya petugas Satlantas yang diterjunkan. Belasan personel dari satuan lain juga disiagakan untuk mensterilkan lokasi truk. Mereka terus mengimbau warga agar berada di radius aman. "Tadi ada saja warga yang berusaha mendekat untuk sekadar melihat atau mendokumentasikan. Tentunya itu berbahaya, makanya tak henti petugas memberikan imbauan," tambahnya.
Kebakaran terjadi di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, tepatnya di Kampung Cijoho, Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Cianjur. Warga dan pengendara di sekitar lokasi kejadian berhamburan menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
Kejadian ini menunjukkan betapa cepatnya situasi darurat bisa terjadi di jalan raya. Truk tangki bermuatan BBM adalah kendaraan berisiko tinggi. Penanganan yang hati-hati dan koordinasi antara kepolisian, pemadam kebakaran, dan Pertamina menjadi kunci utama. Pengalihan arus kendaraan kecil ke jalur alternatif adalah langkah yang tepat untuk mengurangi risiko dan kemacetan, meskipun jalur utama masih harus ditutup sementara demi keamanan semua pihak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Truk Pertamina Terbakar di Cianjur, Macet Panjang
80-90 Murid Didiskualifikasi dari SPMB Bandung 2026
Ibu Cegah Truk Bawa Kabur Anak di SPBU Rembang
Motor Rp 15 Jutaan Masih Ada di Juli 2026
Tottenham Pecahkan Rekor, Tonali Resmi Rp 2,4 Triliun
Trump Bantu Cabut Kartu Merah Balogun, Bisa Lawan Belgia
Portugal Vs Spanyol: Dendam Lama di Piala Dunia
PTPN III Ram-pas Entitas dari 69 ke 19