Polda Sumsel Hadir di Pesantren Hari Bhayangkara ke‑80
Gambar atau konten salah?
Selasa malam, 16 Juni 2026, Polda Sumsel hadir di Pondok Pesantren Aulia Cendikia Kampus C Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke‑80.
Ribuan jemaah berkumpul, antara lain ulama, santri, pengurus Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al‑Mu’tabarah An‑Nahdliyyah (JATMAN), pengurus Nahdlatul Ulama (NU), dan masyarakat dari berbagai wilayah di Sumatera Selatan. Peserta mengikuti pembacaan manaqib, dzikir, doa bersama, dan tausiyah kebangsaan. Tausiyah menekankan pentingnya persatuan, kerukunan, dan kontribusi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Irjen Sandi Nugroho, Kapolda Sumsel, menyatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke‑80 tidak hanya dimaknai melalui penguatan pelayanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui penguatan nilai‑nilai kebersamaan dan spiritualitas yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Ia menegaskan, “Polri berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai pendekatan yang membangun persatuan dan kebersamaan. Sinergi dengan ulama, pesantren, dan tokoh agama merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan nasional. Keamanan yang kuat harus ditopang oleh masyarakat yang rukun, harmonis, dan saling percaya,” katanya.
Kombes Nandang Mukmin Wijaya, Kabid Humas Polda Sumsel, menegaskan bahwa penguatan hubungan antara Polri dan tokoh agama merupakan investasi sosial jangka panjang dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia berkata, “Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Momentum Hari Bhayangkara ke‑80 menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama dan santri, sehingga tercipta ruang publik yang aman, damai, dan produktif untuk mendukung pembangunan daerah maupun nasional,” ujarnya.
Polda Sumsel menegaskan bahwa rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke‑80 akan terus dilaksanakan melalui berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, pelayanan publik, serta pembinaan masyarakat yang menjangkau seluruh lapisan warga. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu memperkuat persatuan bangsa serta menjaga stabilitas keamanan di Sumatera Selatan.
Acara ini menyoroti peran Polri dalam menjalin kerja sama lintas sektoral, menggarisbawahi pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan komunitas keagamaan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Junaidi Tabrak Petir Saat Berburu di Sawah, Meninggal
BKSDA Tegaskan Anak Krakatau Bukan Destinasi Wisata
Film Supergirl Hadir 24 Juni 2026: Milly Alcock Memimpin
Doa Keluar Rumah: Memohon Perlindungan Selama Perjalanan
Bangka Belitung: Hujan Ringan di Wilayah 17 Juni 2026
Film Horor '402 Rumah Sakit Angker Korea' Tayang 9 Juli 2026
Berita Terbaru
Polda Sumsel Hadir di Pesantren Hari Bhayangkara ke‑80
Pemerintah Daerah Tegakkan Pengawasan Energi, Net Zero 2060
5 Barang Harus Dihindari di Teras Rumah untuk Keamanan
Polisi Siapkan 75 Personel untuk Demo Mahasiswa di Surabaya
Sopir Bus 23 Tahun Minta Donor Ginjal lewat TikTok Saat
Es Buah Jelly: Rasa Segar Leci dan Buah Asam Manis
Norwegia Kalahkan Irak 4-1, Haaland Cetak Brace Pertama
Messi Raih Hat-Trick, Argentina Menang 3-0 atas Aljazair
Unpad Luncurkan Kredensial Mikro: Akses Mata Kuliah Daring
Deschamps Puas, Prancis Menang Senegal 3-1 di MetLife