Harga Emas Antam 24K Berfluktuasi, Buyback Naik, Pajak 1,5%
Gambar atau konten salah?
Harga emas Antam 24 karat mengalami pergerakan fluktuatif pada minggu terakhir perdagangan. Pada 13 April 2026, harga batangan Antam dimulai di level Rp 2.818.000 per gram, dan pada 18 April 2026 menutup di Rp 2.884.000 per gram, menambah Rp 66.000 per gram dibandingkan awal pekan.
Pergerakan harian menunjukkan titik tertinggi pada 15 April 2026, ketika harga mencapai Rp 2.893.000 per gram. Namun, nilai tersebut turun menjadi Rp 2.888.000 pada 16 April 2026, dan lebih rendah lagi menjadi Rp 2.868.000 pada 17 April 2026. Pada 18 April 2026, harga kembali naik ke Rp 2.884.000 per gram.
Selain harga jual, harga buyback juga meningkat dalam periode yang sama. Nilai buyback naik dari Rp 2.585.000 menjadi Rp 2.681.000 per gram, memberi peluang bagi pemilik emas untuk menjual kembali ke Antam dengan harga tersebut.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024 menetapkan bahwa setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 akan dikenai Pajak Penghasilan Pasal 22 sebesar 1,5%. Pajak ini dipotong langsung dari total nilai transaksi saat pelaksanaan buyback.
Berikut rincian pergerakan harga emas Antam selama minggu tersebut:
- 13 April 2026 – Rp 2.818.000 per gram
- 14 April 2026 – Rp 2.863.000 per gram
- 15 April 2026 – Rp 2.893.000 per gram
- 16 April 2026 – Rp 2.888.000 per gram
- 17 April 2026 – Rp 2.868.000 per gram
- 18 April 2026 – Rp 2.884.000 per gram
Pergerakan harga ini mencerminkan dinamika pasar emas di Indonesia, di mana fluktuasi harian dapat memengaruhi keputusan investasi dan penjualan bagi para pelaku pasar. Dengan adanya kebijakan pajak pada transaksi buyback, para penjual harus memperhitungkan potongan pajak dalam perencanaan keuangan mereka.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
