Hari Anak Nasional, Saatnya Menabung Emas untuk Masa Depan
Gambar atau konten salah?
Setiap tanggal 23 Juli, Indonesia memperingati Hari Anak Nasional. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan pengesahan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak pada 23 Juli 1979.
Undang-undang itu menjadi dasar bagi negara untuk menjamin kesejahteraan anak. Lewat regulasi ini, pemerintah menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan perlindungan, pengasuhan, pendidikan, dan kesempatan untuk tumbuh kembang secara optimal.
Menariknya, perencanaan keuangan sejak dini juga bisa menjadi bentuk investasi untuk masa depan anak. Biaya pendidikan yang terus naik setiap tahun membuat banyak keluarga mulai menyiapkan dana pendidikan jauh-jauh hari, bahkan sebelum anak masuk sekolah.
Salah satu hal yang bisa dipertimbangkan adalah membangun kebiasaan menabung atau berinvestasi secara bertahap, sesuai kemampuan finansial masing-masing.
Dari sekian banyak instrumen investasi, Tabungan Emas menjadi pilihan yang cukup populer. Alasannya, tabungan ini menawarkan kemudahan memulai investasi dengan nominal yang terjangkau. Emas juga sering dipilih sebagai instrumen jangka panjang karena nilainya relatif stabil dan tahan terhadap inflasi, dibandingkan menyimpan uang tunai saja.
Lalu, bagaimana cara orang tua mulai menyiapkan portofolio keuangan anak lewat Tabungan Emas? Berikut langkah-langkahnya.
1. Tentukan Tujuan Keuangan Anak
Langkah pertama adalah menentukan tujuan yang ingin dicapai. Misalnya, biaya masuk sekolah, dana kuliah, kursus, atau kebutuhan masa depan lainnya. Dengan tujuan yang jelas, orang tua bisa lebih terarah dalam memperkirakan dana yang dibutuhkan dan menyusun strategi menabung.
2. Mulai dari Nominal yang Sesuai Kemampuan
Menyiapkan masa depan anak tidak harus dimulai dengan nominal besar. Konsistensi justru menjadi faktor penting dalam membangun portofolio investasi jangka panjang. Tabungan Emas memungkinkan masyarakat berinvestasi secara bertahap. Dengan menyisihkan dana secara rutin, saldo emas bisa terus bertambah seiring waktu.
3. Jadikan Menabung sebagai Kebiasaan
Agar target keuangan lebih mudah tercapai, orang tua bisa menetapkan jadwal menabung secara berkala. Misalnya, setiap kali menerima gaji atau penghasilan bulanan. Kebiasaan menyisihkan dana secara rutin membantu menjaga disiplin dalam mencapai tujuan keuangan.
4. Diversifikasi Portofolio Keuangan
Meski Tabungan Emas bisa menjadi pilihan investasi, orang tua juga bisa mempertimbangkan mengombinasikannya dengan instrumen keuangan lain. Diversifikasi membantu membangun portofolio yang lebih seimbang, sehingga perencanaan keuangan tidak bergantung pada satu instrumen saja.
5. Manfaatkan Kemudahan Transaksi Digital
Sekarang, Tabungan Emas bisa diakses secara digital. Mulai dari membeli, mengecek saldo, hingga transaksi lainnya menjadi lebih praktis. Kemudahan ini memungkinkan kita berinvestasi tanpa harus datang langsung ke kantor layanan.
Salah satu platform yang menawarkan kemudahan itu adalah aplikasi Tring! by Pegadaian. Dengan aplikasi ini, aktivitas menabung emas bisa dilakukan kapan saja sesuai kebutuhan.
Selain menyiapkan simpanan untuk masa depan, anak juga bisa belajar menyimpan uang dalam bentuk aset yang nilainya stabil atau bahkan meningkat melalui tabungan emas. Menariknya, membuka Tabungan Emas di Pegadaian bisa dimulai dari Rp10.000 saja. Dengan begitu, anak-anak pun bisa diajarkan menabung dari uang jajan harian mereka.
Sebelum membuka Tabungan Emas, ada beberapa hal yang perlu disiapkan:
- Kartu identitas yang masih berlaku, seperti KTP.
- Formulir pembukaan rekening Tabungan Emas yang bisa diisi di outlet Pegadaian.
- Biaya administrasi pembukaan rekening sebesar Rp10.000. (Gratis jika pembukaan rekening melalui Tring! by Pegadaian).
- Biaya pengelolaan rekening tahunan sebesar Rp30.000. (1 tahun pertama bebas biaya pengelolaan rekening jika melalui Tring! by Pegadaian).
Cara membuka rekeningnya cukup mudah. Orang tua bersama anak bisa datang ke kantor cabang Pegadaian di seluruh Indonesia atau melalui aplikasi Tring! by Pegadaian dengan langkah-langkah berikut:
- Download aplikasi Tring! by Pegadaian di Google Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi, pilih menu 'Daftar', lalu ikuti proses registrasi sampai selesai.
- Setelah akun berhasil dibuat, rekening Tabungan Emas akan aktif secara otomatis dan siap digunakan untuk transaksi.
- Untuk menabung emas, pilih menu 'Tabungan Emas', kemudian klik 'Beli Emas' untuk mulai melakukan pembelian emas.
- Tentukan rekening penerima yang sudah terdaftar, lalu masukkan nominal pembelian sesuai kebutuhan, minimal Rp10.000. Nominal itu akan otomatis dikonversikan ke dalam satuan gram emas berdasarkan harga yang berlaku saat transaksi.
- Pilih metode pembayaran yang diinginkan, lalu periksa kembali detail transaksi sebelum menekan tombol 'Lanjutkan'.
Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa mempersiapkan masa depan anak tidak hanya dilakukan lewat pendidikan dan perhatian sehari-hari. Perencanaan keuangan yang matang juga berperan penting.
Lewat Tabungan Emas Pegadaian, orang tua bisa membangun kebiasaan finansial yang lebih terencana sekaligus menyiapkan berbagai kebutuhan anak di masa mendatang, sesuai kemampuan masing-masing.
Biaya pendidikan yang terus meningkat dan nilai emas yang cenderung stabil membuat tabungan emas menjadi salah satu opsi yang patut dipertimbangkan. Dengan nominal awal yang rendah dan kemudahan transaksi digital, orang tua bisa mulai menabung untuk anak kapan saja.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IFG Diminta Perbaiki Investasi, 250 BUMN Dipangkas
BP BUMN Awasi Perbaikan Pembukuan Rp9 Triliun di PT Pos
Prabowo Perintahkan Dukungan Penuh Koperasi Desa
Danantara-Sucofindo Berantas Under-Invoicing Ekspor
Purbaya Bantah Bohong Soal Rating Panda Bond
blu Day Rayakan 5 Tahun dengan SeruBarengblu di GBK