Herman Saheruddin Dilantik Plt Direktur Stabilitas Keuangan
Gambar atau konten salah?
Pemerintah mengumumkan penunjukan Herman Saheruddin sebagai Plt Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK) pada 24 April 2026. Jabatan ini menggantikan Masyita Crystallin yang telah dipindah tugas ke PT Danantara Investment Management (Persero) sejak 11 Februari 2026. Menurut Purbaya Yudhi Sadewa, Herman akan resmi ditetapkan sebagai pejabat definitif menunggu surat Keputusan Presiden Prabowo Subianto.
“Calon pejabat barunya dia (Herman), tinggal nunggu surat prosesnya saja, proses suratnya,” kata Purbaya dikutip Jumat (24 April 2026).
Di masa lalu, Herman pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengembangan Sektor Keuangan. Pada 1 January 2025, ia menjadi Plt Kepala Kantor Persiapan PRP dan Hubungan Lembaga di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Karirnya di LPS dimulai pada 1 January 2010 dan ia menempati posisi Staf Manajemen Risiko serta Spesialis Riset Senior pada 1 January 2017–31 December 2020. Selanjutnya ia menjadi Direktur Group Hubungan Internasional pada 1 January 2020 dan Direktur Group Riset hingga 31 December 2024.
Herman juga aktif dalam kegiatan internasional, khususnya melalui keanggotaan LPS di International Association of Deposit Insurers (IADI) dan International Forum of Insurance Guarantee Schemes (IFIGS). Pada 1 April 2024, ia ditunjuk sebagai Ketua Komite Teknis Riset (Research Technical Committee) dari Komite Regional IADI Asia‑Pasifik untuk masa jabatan dua tahun.
Gelar akademiknya mencakup sarjana ekonomi di jurusan keuangan, magister ilmu manajemen dari Universitas Indonesia (UI), dan Ph.D. Administrasi Bisnis dari Darla Moore School of Business, University of South Carolina, Amerika Serikat.
Penunjukan ini menandai langkah pemerintah dalam memperkuat stabilitas sektor keuangan dengan memanfaatkan pengalaman luas Herman di LPS dan arena internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Distribusi BBM di Medan Mulai Pulih
Bahlil Perintah SKK Migas Libatkan Pengusaha Lokal di Proyek Masela
85 Perusahaan Asing Berebut Proyek Sampah Jadi Listrik
Prabowo: Kesejahteraan Rakyat Butuh Biaya Besar
Impor Minyak Rusia 150 Juta Barel untuk Cadangan Energi
Danantara Tunggu Arahan Soal Dana PFII
Berita Terbaru
Ledakan MAN 3 Padang: Pelaku Korban Bullying
Distribusi BBM di Medan Mulai Pulih
Bahlil Perintah SKK Migas Libatkan Pengusaha Lokal di Proyek Masela
85 Perusahaan Asing Berebut Proyek Sampah Jadi Listrik
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Gagal SNBP-SNBT? UT Buka Pendaftaran Sampai 22 Juli
Prabowo: Kesejahteraan Rakyat Butuh Biaya Besar