HNSI Sambut Penguatan Pabrik Es dan Cold Storage Presiden
Gambar atau konten salah?
Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) menyambut pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang penguatan sektor perikanan nasional. Rencana pembangunan pabrik es, cold storage, unit pengolahan ikan, dan fasilitas docking kapal menjadi fokus utama.
Lydia Assegaf, Sekretaris Jenderal HNSI, menegaskan bahwa fasilitas tersebut merupakan kebutuhan dasar yang selama ini dibutuhkan nelayan di lapangan.
"Pabrik es, cold storage, unit pengolahan ikan hingga tempat docking kapal merupakan kebutuhan penting yang sangat dirasakan nelayan selama ini," ujar Lydia Assegaf dalam keterangannya, Rabu (20 Mei 2026).
Dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19, Presiden Prabowo menegaskan pemerintah akan memperkuat infrastruktur pendukung sektor kelautan dan perikanan. Tujuannya adalah meningkatkan produktivitas dan daya saing nelayan.
Nelayan juga mendukung program Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini masih dalam tahap pembangunan di sejumlah daerah dan diharapkan dapat memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
"Kami mewakili nelayan seluruh Indonesia mengapresiasi komitmen dan keseriusan Presiden Prabowo dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan Indonesia. Pembangunan pabrik es, cold storage, unit pengolahan ikan hingga tempat docking kapal merupakan kebutuhan penting yang sangat dirasakan nelayan selama ini," kata Lydia.
"Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor kelautan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan," tambahnya.
Nelayan berharap program yang disampaikan pemerintah dapat segera direalisasikan dan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan. Dampak langsung diharapkan tercermin pada pendapatan dan aktivitas nelayan di daerah.
Program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan, sekaligus memperkuat sektor kelautan nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
