Huawei Watch Fit 5 Pro: Deteksi Risiko Diabetes Tanpa Suntikan
Gambar atau konten salah?
Huawei Watch Fit 5 Pro hadir dengan fitur Diabetes Risk Study, yang diklaim sebagai inovasi pertama di kalangan jam tangan pintar. Fitur ini menilai risiko diabetes tanpa memerlukan sampel darah.
Berikut cara kerja teknologi tersebut:
- Sensor PPG – Jam tangan menggunakan sensor optik berbasis photoplethysmography (PPG) untuk memantau aliran darah mikro di pergelangan tangan.
- Pengukuran denyut nadi berkelanjutan – Data denyut nadi dikumpulkan secara terus-menerus selama 3 hingga 14 hari, baik siang maupun malam.
- Penggabungan profil fisik – Hasil pengukuran dipadukan dengan data profil pengguna: usia, jenis kelamin, tinggi, dan berat badan.
- Analisis algoritma – Semua data dianalisis menggunakan algoritma khusus yang menilai risiko diabetes. Hasilnya dikelompokkan menjadi tiga tingkatan: rendah, sedang, atau tinggi.
Huawei menjelaskan bahwa pengembangan fitur ini melibatkan kerja sama dengan beberapa institusi dan rumah sakit di Tiongkok serta Dubai. Fitur ini menjadi bagian dari sistem pemantauan Ultra Health, yang bertujuan mendukung deteksi dini kesehatan pengguna.
Di Indonesia, konsumen dapat mencoba teknologi preventif ini dengan membeli Huawei Watch Fit 5 Pro mulai dari Rp 3.699.000. Penjualan berlangsung antara 21 Mei 2026 dan 20 Juni 2026.
Dengan memanfaatkan sensor optik, jam tangan ini dapat mengamati perubahan aliran darah mikro tanpa perlu suntikan. Pengukuran denyut nadi terus-menerus selama periode tertentu memberikan data yang cukup untuk analisis. Integrasi data profil fisik memastikan algoritma dapat menyesuaikan penilaian risiko dengan kondisi tubuh pengguna. Hasil evaluasi yang dikategorikan menjadi tiga tingkatan risiko memudahkan pemilik jam tangan untuk memahami kondisi kesehatan mereka dan mengambil langkah preventif bila diperlukan.
Fitur ini menandai langkah maju dalam bidang wearable health, karena dapat memberikan informasi penting tentang risiko diabetes secara real‑time. Pengguna tidak hanya mendapatkan data tentang denyut nadi, tetapi juga analisis risiko yang disajikan secara sederhana. Dengan harga yang terjangkau, Huawei Watch Fit 5 Pro menjadi pilihan bagi mereka yang ingin memantau kesehatan secara proaktif. Fitur Diabetes Risk Study menambah nilai tambah bagi jam tangan pintar ini, menjadikannya alat yang berguna bagi masyarakat yang peduli akan kesehatan jangka panjang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Spotify Luncurkan Chatbot AI untuk Pengguna Premium
Motorola Razr Fold Hanya Rilis 1 Varian RAM di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp25,5 Juta
Motorola Luncurkan Moto Buds 2 Plus dan Moto Buds 2 di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp 29,9 Juta
Tecno Pova 8 5G Resmi, Baterai 8.000 mAh Jadi Andalan
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
