Ibu Rumah Tangga Tewas Terjebak Kebakaran Akibat Bensin Eceran

Hari W. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Ibu Rumah Tangga Tewas Terjebak Kebakaran Akibat Bensin Eceran

Gambar atau konten salah?

Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Kampung Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu, 04 Juli 2026. Seorang ibu rumah tangga bernama Eni (34) ditemukan tewas setelah terjebak di dalam bangunan yang terbakar.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.40 WIB. Api diduga berasal dari kompor yang menyambar bensin eceran yang dijual oleh korban. "Dugaan sementara, pada saat memasak api menyambar bensin. Korban diketahui memang berjualan bensin eceran," ujar Camat Palabuhanratu, Sutopo, dalam keterangan tertulisnya pada hari yang sama.

Camat Sutopo menjelaskan, api membesar dengan sangat cepat. Seluruh bangunan rumah habis dilalap api dalam waktu singkat. Rumah korban terbuat dari kayu dan material mudah terbakar lainnya. Kondisi itu membuat Eni tidak punya kesempatan untuk menyelamatkan diri.

"Korban tidak sempat menyelamatkan diri karena api berkobar sangat besar, mengingat kondisi rumah korban semi permanen yang terbuat dari kayu," papar Sutopo.

Begitu mengetahui kejadian ini, petugas gabungan langsung dikerahkan ke lokasi. Tim yang terdiri dari Damkar Pos Palabuhanratu, Polres Sukabumi, Polsek Palabuhanratu, Tim Inafis, dan Pemdes Cibodas langsung melakukan pendinginan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah Eni telah dievakuasi oleh petugas. Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak medis untuk penanganan lebih lanjut. "Korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Palabuhanratu untuk dilakukan visum oleh tim medis," pungkas Sutopo.

Insiden ini menjadi pengingat akan bahaya menyimpan bahan bakar di dalam rumah, terutama di bangunan semi permanen yang mudah terbakar. Api yang menyambar bensin eceran membuat kobaran api tak terkendali, dan korban tak sempat keluar.

kebakaranPalabuhanratubensin ecerankorban tewaskomporrumah kayuSukabumi

Komentar

Memuat komentar...