ID FOOD Siap Close Divestasi Tiga Pabrik Gula ke SGN
Gambar atau konten salah?
Holding BUMN Pangan ID FOOD sedang menata kembali portofolio dan fokus bisnisnya sesuai arahan Danantara. Langkah ini melibatkan penjualan beberapa aset dan pengalihan anak usaha ke entitas lain.
Salah satu fokus utama adalah divestasi tiga pabrik gula milik anak usahanya. Prosesnya sedang berlangsung bersama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN). Direktur Keuangan dan Strategi ID FOOD, Susana Indah Kris Indriati, menyatakan bahwa transaksi tersebut sudah mencapai tahap akhir.
“Untuk yang divestasi untuk yang 3 pabrik gula kami, itu sudah dalam proses dengan SGN, sudah tahapan akhir. Harapannya di bulan April nanti sudah bisa close deal,” ujarnya dalam RDP dengan Komisi VI DPR, Senin (30 Maret 2026).
Selain itu, dua anak usaha di sektor perkebunan lainnya, yaitu PT Laras Astra Kartika dan PT Mitra Kerinci, juga akan dialihkan ke PTPN. Hal ini sejalan dengan strategi Danantara untuk mengelompokkan portofolio.
“Ini nanti harapannya kita juga ke PTPN. Sesuai dengan strategi dari Danantara untuk clustering portfolio. Jadi seluruh kebun kita akan dialihkan ke PTPN,” tambah Indah.
Untuk anak perusahaan seri A, yaitu PT Garam, PT Berdikari, PT Perikanan Indonesia, dan PT Sang Hyang Seri (SHS), Danantara akan mengambil alih.
“Itu nantinya akan diambil oleh Danantara,” ujarnya.
Dengan langkah ini, ID FOOD berusaha menyederhanakan struktur bisnisnya, memfokuskan sumber daya pada unit-unit utama, dan memanfaatkan sinergi yang lebih besar di bawah kepemilikan Danantara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
