IHSG Berbalik Melemah, Padahal Sempat Naik 1 Persen
Gambar atau konten salah?
Pada perdagangan sesi pertama hari ini, Senin 06 Juli 2020, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru berbalik melemah. Padahal, di awal pembukaan pagi tadi, indeks sempat melonjak hampir 1 persen. Kini, posisinya turun.
Data dari RTI Business menunjukkan, hingga pertengahan sesi pertama, IHSG terkoreksi 0,18 persen ke angka 5.864,96. Sebelumnya, indeks sempat menyentuh level 5.935,68. Artinya, ada pembalikan arah yang cukup jelas.
Volume perdagangan tercatat sebanyak 10,72 miliar lembar saham. Nilai transaksinya mencapai Rp 4,76 triliun. Frekuensi perdagangan saham selama sesi pertama ini mencapai 912.073 kali.
Indeks LQ45, yang berisi saham-saham unggulan, juga ikut tertekan. Indeks ini melemah 0,55 persen ke level 578.578 pada penutupan sesi pertama. Lebih banyak saham yang melemah dibandingkan yang menguat. Tercatat 295 saham turun, 285 saham naik, dan 198 saham tidak bergerak.
Beberapa saham berkapitalisasi besar ikut merosot. PT Indosat Tbk (ISAT) turun 4,53 persen ke harga Rp 1.895 per saham. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) melemah 3,85 persen ke Rp 500 per saham.
PT Astra International Tbk (ASII) juga tercatat turun 1,87 persen ke Rp 4.720 per saham. Sementara itu, saham milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), melemah 1,64 persen ke harga Rp 600 per saham.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun sempat menguat di awal, tekanan jual cukup dominan pada sesi pertama. Mayoritas saham besar ikut terseret, dan indeks utama seperti LQ45 pun tak luput dari koreksi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Dibuka Melemah, Anjlok 1,57 Persen ke 4.827
BRI Buka Galeri E-Channel di JPM Dukuh Atas untuk Komuter
Kemenkeu Tolak Jadi Pemegang Saham BEI
Pandu Sjahrir Lepas Saham Supra Sekuritas Sejak Juni
OJK Paksa Pengembalian Dana Rp5 Miliar Kasus Manipulasi Saham
LPS: 14 BPR Tutup Akibat Tata Kelola Buruk
